29 C
Semarang
, 31 January 2023
spot_img

Demak Zona Merah, Wisata Ditutup Sementara

Demak, Jatengnews.id – Destinasi wisata Kab Demak untuk sementara ditutup karena masuk zona merah peringkat enam Covid-19 di Jawa Tengah.

Kasi Pelayanan Informasi Dinas Pariwisata Kabupaten Demak, Siti Umi Kulsum, mengatakan menindaklanjuti dari Surat Edaran Bupati Demak nomor 440.1/20 Tahun 2021 bahwa perpanjangan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) diperpanjang sampai 14 Juni 2021, oleh karenanya semua destinasi wisata di Kabupaten Demak ditutup.

“Menindaklanjuti dari Surat Edaran Bupati Demak nomor 440.1/20 Tahun 2021 bahwa perpanjangan PPKM diperpanjang sampai tanggal 14, oleh karenanya menyikapi atas kasus Covid-19 yang ada di Kabupaten Demak setelah lebaran selalu meningkat. Ini PPKM diperketat lagi. Untuk memutus rantai penyebaran Covid-19, maka semua destinasi wisata di Kabupaten Demak tanpa terkecuali dilakukan penutupan sampai tanggal 14 (Juni 2021) dan nanti menunggu instruksi dari pemerintah lagi akan diperpanjang lagi atau tidak, kita ikuti, patuhi peraturan dari pemerintah,” ujar Umi, Senin  (7/6/2021).

Umi menyebut diantara wisata yang tutup yaitu, Masjid Agung Demak, Makam Kasultanan Demak, Makam Sunan Kalijaga di Kadilangu, Wisata Pantai Morosari, Wisata Pantai Istambul, dan lainnya.

“Masjid Agung Demak, Makam Kasultanan, Kadilangu, Morosari, Istambul, semua destinasi wisata yang ada di Kabupaten Demak ditutup,” ujarnya.

Umi menambahkan, pelaksanaan penutupan destinasi wisata ini terintegritas dengan semua lapisan pemerintah. Ia menyebut rapat koordinasi perpanjangan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) tersebut diikuti oleh forum pimpinan kecamatan (Forkopimcam).

“Kemarin rakornya dengan Forkopimcam juga, jadi Forkopimcam bertanggungjawab atas situasi yang terjadi di wilayahnya masing-masing, tidak terkecuali termasuk destinasi wisatanya,” terangnya.

Selain itu dirinya menyebut, sejumlah Forkopimcam sudah melakukan pemberitahuan dan woro woro kepada masyarakat atas perpanjangan PPKM dan penutupan destinasi wisata tersebut.

“Jadi tim dari Forkopimcam juga melakukan monitoring, mana-mana tempat yang menjadi pusat kerumunan, salah satu diantaranya adalah pusat-pusat wilayah yang ada destinasi wisatanya. Jadi semua Forkopimcam semuanya melakukan monitoring dan melakukan pemantauan. Kemarin di Demak kota itu Forkopimcam dari Kapolsek, Danramil, dan Dinas Pariwisata turut serta melakukan woro woro monitoring di Masjid Agung, Kadilangu, di Alun Alun, dan sekitar Taman Kalituntang,” terangnya.

“Jadi semua diperketat, semua terjun ke lapangan untuk memutus mata rantai penyebaran Covid-19,” pungkas Umi.(sai-02)

Berita Terkait

Berita Terbaru

- Advertisement -spot_img

Berita Pilihan