27 C
Semarang
, 8 December 2022
spot_img

Sering Jadi Narasumber Seminar, Dr April Tergerak Jadi Dosen

Semarang, Jatengnews.id – Berawal dari seringnya menjadi narasumber di sebuah acara seminar, membuat Dr Aprilia Karen Mandagie SpKK tergerak hatinya menjadi dosen di Fakultas Kedokteran, Unika Soegijaprata, Kota Semarang, Jawa Tengah.

Dr April, sapaan akrabnya, mengatakan dia mengawali karirnya sebagai dokter sekitar tahun 2005 selepas lulus pendidikan S1 kedokteran di salah satu perguruan tinggi swasta di Semarang. Dari situ kemudian Ia menjadi dokter umum dengan status pegawai tidak tetap di Merauke Papua.

“Saya awalnya jadi dokter umum sampai sekitar tahun 2008. Saya waktu itu mengabdi di Merauke,” kata dr April kepada Jatengnews.id, Minggu (8/8/2021)

Menurutnya menjadi dokter merupakan panggilan dan cita citanya sejak kecil. Meskipun diakuinya ada hal hal tertentu yang sempat ditakutinya di dunia kedokteran.

“Misalnya seperti lihat darah, itu dulu saya keringatan dingin. Lalu juga ketika praktikum membelah kodok dan cicak yang berlendir itu dulu rasanya geli geli gimana gitu,” terangnya yang juga merupakan dokter di RS Panti Wilasa Dr Cipto Semarang.

Namun dia pun berusaha melawan rasa takut itu dengan kemauan dan tekad bulat yang dimilikinya untuk menjadi dokter. Selain itu, dorongan dari orang tua dan keluarga turut mendorong dirinya melawan rasa takut itu.

“Saya jadi dokter itu karena ingin menjadi orang yang berguna bagi orang lain. Pengen lebih berguna gitu lah,” jelas perempuan yang juga membuka klinik di rumahnya di wilayah Sampangan, Gajahmungkur

Kemudian memasuki tahun 2008, dr April memulai pendidikan S2 program pendidikan dasar spesialis (PPDS) kulit dan kelamin di salah satu perguruan tinggi negeri di Semarang. Setelah beberapa tahun pendidikan S2, mulai sekitar tahun 2014, kemudian Ia memantapkan diri sebagai dokter spesialis kulit dan kelamin hingga sekarang ini

Dr April menceritakan, sejak sebelum berdirinya Fakultas Kedokteran Unika di tahun 2019, dirinya sudah mendapatkan tawaran dari Pihak Kampus Unika agar dirinya bisa menjadi dosen di Kampus Ungu tersebut. Ia mengaku tak ingin melewatkan kesempatan emas tersebut dengan memasukkan lamaran kerja ke Unika

“Kebetulan sebelum Fakultas Kedokteran (FK) Unika buka, saya sempat dapat tawaran karena pihak kampus kan memang mencari. Ketika dapat tawaran ya saya oke oke aja. Begitu FK Unika buka, saya langsung lamar, lalu diundang wawancara prakerja. Ternyata Puji Tuhan diterima. Oke banget,” ujar wanita Kelahiran Kota Semarang tersebut.

Meski bersyukur diterima bekerja sebagai dosen, Ia mengaku sempat bingung apakah bisa membagi waktu untuk klinik, rumah sakit dan mengajar atau tidak. Namun dia pun mencoba menjalani sepenuh hati mengalir sesuai yang ada.

“Tapi Puji Tuhan ternyata saya bisa bagi waktu secara baik,” imbuh wanita yang hobi olahraga tersebut.

Menjadi dosen di Unika, kata dia, karena dirinya merasa terpanggil untuk memberikan edukasi dan sharing kepada generasi muda yang ingin tergerak hatinya untuk menolong sesama.

“Jadi dosen karena saya ingin sharing apa yang saya miliki. Kalau dari dulu kan saya sering menjadi narasumber tuh di seminar seminar, dari situ saya punya passion untuk berbagi ilmu kepada sesama. Jadi, kalau saya jadi dosen, saya juga bisa berbagi. Saya punya wadah yang tepat untuk berbagi apalagi dengan adik adik mahasiswa yang memang punya antusias di bidang kedokteran,” ujarnya.

Dr April mengutarakan, meski menjadi dokter adalah panggilan hatinya, bukan berarti semuanya berjalan mulus. Apalagi ibarat kata dirinya bekerja membangun fondasi awal fakultas yang baru. Ditambah menurutnya, menjadi dosen adalah hal baru baginya.

“Memulai ngajar mahasiswa pastinya berbeda dengan saat jadi narasumber,” ujar dia

Di sisi lain, Ia bersyukur bisa bekerja sebagai dosen di Unika. Sebab, hubungan pertemanan antar dosen dan karyawan terasa begitu hangat layaknya sebuah keluarga.

“Semua teman teman dosen dan karyawan merupakan teman yang kooperatif dan bisa berjuang bersama,” ucapnya. (Sukri-01).

Berita Terkait

Berita Terbaru

- Advertisement -spot_img

Berita Pilihan