30 C
Semarang
, 26 February 2024
spot_img

40 PKL di Kawasan Pasar Johar Ditertibkan Satpol PP

Semarang, Jatengnews.id – Sedikitnya 40 lapak liar pedagang yang berdiri di Kawasan Pasar Johar bagian Kanjengan ditertibkan petugas Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kota Semarang, pada Senin (3/2/2022).

Penertiban dilakukan mengingat dalam waktu dekat ini Pasar Johar hasil renovasi bakal diresmikan oleh Pemerintah Pusat.

Dalam pantauan tim di lapangan, penertiban dilakukan dengan cara pemusnahan partisi rak kayu penyimpan dagangan, penyitaan meja, kursi, tenda dan lain lain. Pedagang yang terkena penertiban pun nampak pasrah sambil terlihat sedih. Sementara puluhan petugas Satpol PP tetap menjalankan penertiban

Kepala Satpol PP Kota Semarang Fajar Purwoto mengatakan, dalam waktu dekat ini pasar Johar yang telah selesai direnovasi akan diresmikan oleh pemerintah pusat

“Pasar Johar ini akan diresmikan oleh pemerintah pusat. Makanya kita tata. Pedagang disini sudah saya beritahu sejak lama untuk tidak berdagang,” kata Fajar

Ia pun menyayangkan sikap pedagang yang bandel ini. Karena bandel kata dia, pihaknya turun tangan penegakkan peraturan daerah dengan menertibkan para pedagang

“Hari Sabtu kemarin sudah saya beritahu kalau hari Senin ini kita akan penertiban. Saya peringatkan, jangan ada lagi yang jualan disini. Begitu ada yang jualan, nanti kita tertibkan termasuk sita dagangan, termasuk dagangan buah,” tegasnya

Ia menuturkan, renovasi Pasar Johar Semarang menelan anggaran Rp 800 miliar. Menurutnya, besaran anggaran ini harus didukung ketertiban semua pihak

“semua pedagang engga boleh jualan di tepi jalan. Harus steril. Jangan seenaknya sendiri,” jelas dia

Dengan ketertiban bersama lanjutnya, diharapkan Johar menjadi kawasan yang bersih dan nyaman

Sementara itu, salah seorang pedagang bernama Dyah mengaku kesal dengan adanya penertiban ini. Sebab saat ini menurutnya sedang zaman susah

“Lagi Covid-19 gini, engga ada bantuan. Malah ditertibkan. Kalau engga kerja kan saya engga makan,” ucapnya

Ia mengaku belum mendapat tempat di pasar Johar Semarang. 

“Sopo sing meh memberi uang? Bantuan dari Jokowi wae engga dapat,” kata pedagang Ayam yang sudah berdagang selama 15 tahun ini

Ia menyebut tak ada pemberitahuan jika hari ini ada penertiban

“engga ada pemberitahuan penertiban. Biasanya tukang parkir memberitahu penertiban. Tapi hari ini engga ada pemberitahuan,” tandas dia. (01).

Berita Terkait

Berita Terbaru

- Advertisement -spot_img

Berita Pilihan