27 C
Semarang
, 8 December 2022
spot_img

Basmi Praktik Mafia Pelabuhan dan Bandara, Kejari Jepara Bentuk Satgas

Jepara, Jatengnews.id – Untuk membasmi dan membongkar praktik mafia pelabuhan dan bandar udara, Kejaksaan Negeri (Kejari) Jepara mendirikan Posko Satgas Pemberantasan Mafia Pelabuhan dan Bandar Udara.

Kepala Kejaksaan Negeri Jepara Ayu Agung mengatakan, ide membuat posko satgas pemberantasan mafia pelabuhan dan bandar udara sudah ada sejak satu tahun terakhir.

Baca juga: Kejari Karanganyar Gencarkan Penyuluhan Hukum ke Masyarakat

“Sebenarnya idenya sudah lama sekali, dan mengingat tupoksi dari kejaksaan bukan hanya tentang hukum, tapi kami juga menyediakan pelayanan masyarakat juga,” ucap Ayu, pada peresmian Posko Satgas Pemberantasan Mafia tersebut, di Pelabuhan Penyeberangan Pantai Kartini Jepara, Selasa (16/8/2022).

Disampaikan, fungsi dari posko juga untuk pengaduan masyarakat mengenai pungutan liar, yang terjadi khususnya di wilayah pelabuhan Jepara dan mengedukasi masyarakat agar sadar hukum.

Penjabat (Pj) Bupati Jepara Edy Supriyanta menyampaikan apresiasinya, atas terbentuknya posko satgas pemberantasan mafia pelabuhan dan bandar udara pada Kejaksaan Negeri Jepara.

Menurutnya, keberadaannya sangat penting, karena keberadaan mafia pelabuhan yang meresahkan masyarakat. Bahkan lebih buruk lagi dapat merugikan negara, karena berdampak pada pertumbuhan ekonomi dan investasi yang membuat minat investor menjadi lebih rendah.

“Saya menaruh harapan besar, agar satgas yang dibentuk dapat meminimalisir segala penyimpangan yang terjadi di wilayah Pelabuhan Jepara,” kata Edy.

Baca juga: Kasus BUMDes Berjo: Kejari Karanganyar Temukan Potensi Kerugian Negara Rp795 Juta

Edy menambahkan, masyarakat juga perlu kita dorong bersedia proaktif melaporkan sekecil apapun bentuk penyimpangan yang terjadi dipelabuhan.

“Saluran aduan publik perlu kita buka seluas-luasnya, agar masyarakat yang menjadi korban praktik mafia menjadi paham kemana harus melaporkannya,” tegasnya.(02)

Berita Terkait

Berita Terbaru

- Advertisement -spot_img

Berita Pilihan