25 C
Semarang
, 5 December 2022
spot_img

10 Contoh Novel Sejarah Indonesia Mudah Dipelajari Bagi Siswa SMP Maupun SMA

Jatengnews.id – Berikut kami sajikan 10 contoh novel sejarah Indonesia mudah dipelajari bagi siswa SMP maupun SMA untuk pelajaran Bahasa Indonesia.

Bagi anda yang ingin mencari contoh novel sejarah Indonesia mudah dipelajari untuk pelajaran Bahasa Indonesia bisa anda simak artikel di bawah ini secara lengkap.

10 contoh novel sejarah Indonesia mudah dipelajari bagi siswa SMP maupun SMA sudah terangkum lengkap disini.

Dilansir dari suara.com jaringan Jatengnews.id novel sejarah merupakan salah satu sub genre karya sastra yang banyak diminati orang. Hal itu tidak terlepas karena daya tarik novel sejarah itu sendiri.

Baca juga: PGRI Tak Terima Tunjangan Profesi Guru Lenyap di RUU Sisdiknas, Berikut 5 Catatan Penting untuk Pemerintah

Novel sejarah bisa menjadi momen untuk mengenang keberlangsungan sejarah bagi generasi Z. Meskipun kisah dalam novel tidak sepenuhnya nyata, minimal jadi pengetahuan baru bagi pembaca.

Berikut 10 contoh novel sejarah dari penulis Indonesia yang harus dibaca.

1. Tetralogi Buru (Pramoedya Ananta Toer)

Pramoedya Ananta Toer merupakan seorang sastrawan besar Indonesia yang telah melahirkan lebih dari 50 karya. Di antara banyaknya Pramoedya, Tetralogi Buru menjadi karya masterpiece. Tetralogi Pulau Buru pun terdiri atas empat bagian yaitu Bumi Manusia, Anak Semua Bangsa, Jejak Langkah dan terakhir, Rumah Kaca.

2. Max Havelaar (Multatuli)

Karya Tetralogi Buru yang dibuat Pramoedya sebelumnya pun banyak terinspirasi dari novel sejarah yang lebih tua ini. Banyak orang yang beranggapan jika Max Havelaar hanyalah sebagai karya satir dan penulisnya, Multatuli dianggap tidak sedang memperjuangkan kebebasan sebuah bangsa. Buku tersebut dianggap sebagai sebuah upaya untuk mengembalikan kehormatan kolonialis itu sendiri.

3. Orang-orang Proyek (Ahmad Tohari)

Novel sejarah berkisah tentang idealisme dari seorang insinyur bernama Kabul, toko pekerja proyek jembatan yang berlatar pada masa Orde Baru. Namun, dia menyadari bahwa proyek jembatan itu sudah menjadi bersama akibat budaya korupsi. Hal ini memunculkan keraguan pada Kabul tentang standar mutu jembatan yang sedang dikerjakannya.

4. Ronggeng Dukuh Paruk (Ahmad Tohari)

Melalui novel sejarah ini, Ahmad Tohari mengangkat kisah tentang penari ronggeng di sebuah desa kecil bernama Dukuh Paruk. Kisah berawal dari sebuah desa yang miskin akibat kemarau panjang. Namun berkat Ronggeng, aktivitas perekonomian di desa tersebut dapat kembali berjalan. Di lain sisi, kegiatan seni itu justru menjadi pembuka nasib lain yang tak pernah diduga sebelumnya.

5. Laut Bercerita (Leila S. Chudori)

Meski novel ini adalah fiksi, Laut Bercerita menunjukkan kepada pembacanya bahwa negeri ini pernah memasuki masa pemerintahan yang kelam, di tahun 1998. Novel terbagi menjadi dua bagian. Menceritakan sosok Laut Biru, bagian pertama menunjukkan segala kepedihan dan ketakutan sebagai aktivis. Bagian kedua bercerita mengenai sosok keluarga yang kehilangan saudara.

6. Gadis Kretek – Ratih Kumala

Rekomendasi novel teks cerita sejarah yang pertama ada Gadis Kretek karya Ratih Kumala. Sesuai dengan judulnya, novel yang satu ini menceritakan tentang sejarah perkembangan industri Kretek yang ada di Indonesia. Jadi bagi Sedulur yang merasa penasaran, wajib untuk membaca novel ini sampai selesai.

7. Tetralogi Buru

Membicarakan novel sejarah Indonesia mau tidak mau harus menyebutkan nama Pramoedya Ananta Toer. Karya-karya Pramoedya banyak bermuatan sejarah dengan riset yang cukup detail dan penggambaran yang komprehensif.

Tak heran jika Pram digadang sebagai penulis novel Sejarah terbaik yang pernah dimiliki Indonesia.

Karya Pram yang paling dikenal adalah Tetralogi Buru alias novel-novel yang ditulis selama pengasingannya di Pulau Buru seperti Bumi Manusia, Anak Semua Bangsa, Jejak Langkah, dan Rumah Kaca.

8.Tenggelamnya Kapal Van der Wijck

Selanjutnya ada Tenggelamnya Kapal Van der Wijck yang merupakan novel sejarah Indonesia terkenal lainnya karya Buya Hamka.

Novel ini berlatar masa kolonial dan menceritakan kisah cinta segitiga antara Zainuddin, Hayati, dan Aziz, serta menggambarkan tergerusnya nilai-nilai dan tradisi oleh modernitas Eropa.

Zainuddin merupakan pemuda Bugis perantauan di tanah Minang dan tidak dapat menikahi seorang gadis Minang yang dicintainya. Hayati yang semula berjanji akan selalu bersama dengan Zainuddin terpaksa harus meninggalkannya dan menikah dengan Aziz karena perjodohan.

9. Moemi

Novel karya Marion Bloem ini menarik untuk dibaca karena memberikan gambaran tentang sejarah Indonesia secara kronologis dari perspektif seorang tokoh berketurunan Indonesia-Belanda.

Cerita novel ini melibatkan tiga generasi keluarga yang masing-masing memiliki pandangan sendiri terhadap peristiwa-peristiwa yang dialami. Berbagai peristiwa yang meliputi masa perjuangan kemerdekaan Indonesia, Tragedi 1965, Kerusuhan 1998, dan Bom Bali.

Novel ini menarik karena memberikan perspektif lain soal berbagai peristiwa di Indonesia dari kacamata orang Belanda.

Baca juga: Kemenag Janji Selesaikan Inpassing dan Tunggakan Tunjangan Insentif Guru

10. Jugun Lanfu

Novel karya Enang Rokajat Asura ini mengisahkan Lasmirah, seorang anak perempuan berusia sebelas tahun yang dipaksa menjadi seorang budak seks bagi para tentara Jepang. Para gadis yang menjadi korban seringkali berasal dari daerah pelosok di tanah Jawa.

Selain novel itu sejatinya masih ada beberapa novel lain karya penulis Indonesia, namun yang paling familiar dan banyak dibaca orang adalah novel-novel di atas.

Demikian informasi, 10 contoh novel sejarah Indonesia mudah dipelajari bagi siswa SMP maupun SMA untuk pelajaran Bahasa Indonesia. Semoga bermanfaat. (01)

Berita Terkait

Berita Terbaru

- Advertisement -spot_img

Berita Pilihan