29 C
Semarang
, 26 February 2024
spot_img

Disebut Desa Rawan Konflik di Demak, Begini Kondisi Desa Trimulyo Pra Pilkades

Demak, Jatengnews.id – Sebelas desa di Kabupaten Demak dikategorikan rawan konflik dalam Pilkades serentak 2022, salah satunya Desa Trimulyo, Kecamatan Guntur.

BPD Trimulyo atau Ketua Pengawas Pilkades Desa Trimulyo, Samaali mengatakan untuk saat ini kondisi Desa Trimulyo sudah kondusif.

“Untuk keamanan dari panitia sendiri sudah melakukan kerja sama dengan Polsek, kami sudah komunikasi instensif,” katanya kepada Jatengnews.id, Kamis (6/10/2022).

Baca juga: Polemik Pilkades Desa Wonokerto, Ketua DPRD Demak Angkat Bicara

Namun untuk kategori sebagai desa rawan konflik dalam Pilkades serentak Demak 2022, pihaknya belum menerima informasi.

“Dikatakan rawan konflik belum ada pemberitahuan ke kami,” imbuhnya.

Samaali menyebut, upaya yang dilakukan dalam menjaga kondusif wilayah dalam tahapan Pilkades di antaranya mengatur jadwal kampanye masing-masing calon agar dijeda satu hari.

“Kampanye calon kepala desa 01 tanggal 8 Oktober, setelah sehari. Kemudian tanggal 10 Oktober giliran tanggal 10 Oktober,” ujarnya.

Kendati demikian, Desa Trimulyo disebut berpotensi menjadi rawan konflik menjadi kehati-hatian tersendiri bagi pihaknya.

Samaali tak menampik adanya gesekan antar pemuda pasca undian nomor urut, ia menduga keadaan tersebut juga lah yang mungkin menjadikan Desa Trimulyo disebut rawan konflik.

“Kalau dianggap rawan itu salah satu rambu-rambu bagi kami,” kata Samaali.

Diberitakan Jatengnews.id sebelumnya, pada pelaksanaan Pilkades serentak Kabupaten Demak 2022 terdapat 11 Desa yang dikategorikan rawan konflik.

Baca juga: Polemik Pilkades Wonokerto Demak, Panitia Dibubarkan

Untuk Kecamatan Guntur sendiri terdapat 2 desa yang dikategorikan rawan konflik, yakni Desa Trimulyo dan Desa Sidokumpul.

“Desa Trimulyo, ini disebut sangat rawan karena adanya antar pendukung saling memanas, yang mana salah satu pendukung calon saat ini situasi memanas dan fanatisme. Pendukung memanas ini harus di antisipasi apalagi pemuda,” papar Kompol Johan mencontohkan desa kategori sangat rawan, Selasa (4/10) sore. (Zaidi-02).

Berita Terkait

Berita Terbaru

- Advertisement -spot_img

Berita Pilihan