30 C
Semarang
, 5 December 2022
spot_img

Meriahnya Festival Jajanan Tradisional Desa Jragung Demak

Festival jajanan tradisional Desa Jragung Demak bagi-bagi hadiah hingga pentas kesenian

Demak, Jatengnews.id – Festival jajanan tradisional di wisata Sendang Wuluh Desa Jragung, Kecamatan Karangawen, Kabupaten Demak berjalan meriah. Selain pameran kuliner juga terdapat pentas kesenian dan bagi-bagi hadiah.

Tercatat setidaknya 12 desa yang ada di Kecamatan Karangawen saling unjuk gigi menampilkan senam dan jajanan tradisional khas desa masing-masing, ditambah dari beberapa RT yang ada di Desa Jragung turut memeriahkan acara sehingga terdapat 19 stand jajanan tradisional, Sabtu (05/11/2022).

Baca juga: Dinas Pariwisata Demak Dorong Pengembangan Desa Wisata

“Makanan khas Desa Jragung nasi jagung, ini terkenal dengan nasi jagung, olahan nasi jagungnya sangat enak dan memang ada beberapa orang yang khusus pembuat olahan jagung,” kata Kepala Bidang Promosi dan Pemasaran Pariwisata, Ardhito Prabowo yang juga menjadi penanggung jawab acara.

Para pengunjung mampir ke stand kuliner nasi jagung. (Foto: Zaidi)

Dalam acara promosi wisata tersebut turut dibagikan hadiah berupa peralatan memasak dan tenda sarnafil yang diharapkan dengan harapan meningkatkan perekonomian masyarakat.

“Biar tumbuh dan berkembang, jajanan ini jajanan tradisional yang lama sudah tidak muncul-muncul kembali. Sehingga bila ada nanti orang yang tertarik bisa pesan tendanya untuk jualan. Mudah-mudahan berkembang, perekonomiannya, wisatanya desanya, juga kulinernya,” harapnya.

Adapun para peserta yang turut berkunjung dalam festival jajanan tradisional Desa Jragung dipersilahkan untuk mencicipinya secara gratis.

Menu-menu yang ditawarkan di antaranya yakni, nasi jagung, urap, jamu rempah, wedang uwuh, klepon, rebusan hasil pribumi dan lain-lain.

Sementara itu, Plt Kepala Dinas Pariwisata Kabupaten Demak, Endah Cahyarini menambahkan, festival jajanan tradisional yang ada di Desa Jragung merupakan rangkaian dari promosi wisata di Kabupaten Demak.

Baca juga: Dukung Pengembangan Batik Demak, Dinas Pariwisata Adakan Pelatihan Batik dengan Zat Warna Sintetis Alam

Malam sebelumnya diadakan forum ngopi bareng bersama Ketua DPRD Kabupaten Demak, Bupati Demak, serta pemerhati wisata dengan tema “Bangkitnya Desa Wisata Jragung”.

” Itu sebagai sebuah ungkapan kegembiraan sekaligus membangkitkan kembali wisata di Desa Jragung ini setelah sebelumnya terdampak pandemi Covid-19,” katanya.

Setelah rangkaian acara lomba senam, festival kuliner dan bagi-bagi hadiah, promosi wisata di Sendang Wuluh Desa Jragung ditutup dengan pementasan Barongan Kridho Sardulo Seto. (Zaidi-01)

Berita Terkait

Berita Terbaru

- Advertisement -spot_img

Berita Pilihan