28 C
Semarang
, 5 December 2022
spot_img

4 Dewan Kurator Profesional Kurasi 150 Produk UMKM Jawa Tengah

Semarang, Jatengnews.id – Sebanyak 150 produk UMKM di Jawa Tengah di kurasi 4 kurator profesional guna menembus pasar nasional dan internasional.

Dukungan tersebut dilakukan oleh Dinas Koperasi Usaha Kecil dan Menengah (Dinkop UKM) Provinsi Jawa Tengah yang dilaksanakan di Hotel Horison Kota Lama Semarang, Kamis (24/11/2022).

Kabid Bina Usaha dan Pemasaran Dinkop UKM Jateng, Julie Emilia menuturkan, bahwa belakangan ini UKM menjadi pusat perhatian berbagai pihak, mulai dari pemerintah hingga stakeholder. Bahkan Presiden Joko Widodo memberikan kemudahan untuk para pelaku UMKM dengan mengetok UU Cipta Kerja.

Baca juga: Dinkop UKM Jateng Tindak Tegas Pinjol Ilegal Berkedok Koperasi

“Karena dengan semakin kuatnya UMKM bisa mengurangi produk impor. Sehingga kedaulatan negara lebih besar ketika tidak impor karena menggunakan produk dalam negeri,” terangnya.

Selain itu, kata Emilia, Dinas secara agresif terus  melakukan berbagai terobosan menyelesaikan permasalahan-permasalahan UKM. Baik dalam menyiapkan produk yang siap jual sampai pemasaran nya.

“Jadi setiap kegiatan harus sudah langsung praktek dan ada hasilnya. Salah satunya kurasi ini. Ini sebagai langkah lanjutan dari tahapan kegiatan seperti peningkatan kemasan dan marketing online,” paparnya.

Pada kurasi kali ini, lanjut Emilia, UMKM sangat antusias dan sangat banyak yang mendaftar. Dimana terdapat 1.400 pendaftar dan dikurasi 150 yang akan masuk katalog edisi perdana.

“Akan diluncurkan pada dua volume. Volume pemasaran nasional dan internasional.

Kurasi tentu ada yang lolos dan tidak lolos, yang lolos langsung masuk katalog. Yang tidak lolos harus diperbaiki lagi,” tegasnya.

Baca juga: Dinkop UKM Kota Salatiga Gelar Pelatihan Pengembangan Usaha Koperasi

Sementara itu, salah satu kurator, Infijarun Niam menegaskan bahwa semua produk yang didaftarkan memang sangat bagus dan baik. Sehingga cukup ketat untuk meloloskan produk UMKM yang akan masuk katalog.

“Melalui kurasi ini, para pelaku UMKM akan menjadi tahu produk mereka kurang dan lebihnya di bagian apa, jadi nantinya bisa dibenahi kekurangan nya agar lebih baik dan naik kelas,” tandasnya. (Nizar-02)

Berita Terkait

Berita Terbaru

- Advertisement -spot_img

Berita Pilihan