28 C
Semarang
, 24 February 2024
spot_img

Arek Jatim Terkaget-kaget, Warung di Jawa Timur Ini Jualan Sendirian di Puncak Gunung, Berjaya Selama 43 Tahun

Jatengnews.id – Berikut ini informasi Arek Jatim terkaget-kaget, warung di Jawa Timur ini jualan sendirian di puncak gunung, berjaya selama 43 tahun.

Simak Arek Jatim terkaget-kaget, warung di Jawa Timur ini jualan sendirian di puncak gunung, berjaya selama 43 tahun.

Ini dia Arek Jatim terkaget-kaget, warung di Jawa Timur ini jualan sendirian di puncak gunung, berjaya selama 43 tahun.

Baca juga: Bikin Miris, Pabrik Buku Ternama di Jawa Tengah Ini Terpaksa Tutup, Nasib 400 Karyawannya Merana

Warung di Jawa Timur ini mempunyai keunikan tersendiri.

Pasalnya warung ini berada di ketinggian 3.150 meter di atas permukaan laut (mdpl).

Warung itu terletak di puncak Gunung Lawu, Magetan, Jawa Timur.

Sudah 43 tahun warung ini berdiri. Meski sendirian, warung ini tak pernah sepi oleh pengunjung.

Warung ini ternyata memiliki daya tarik tersendiri yang memikat para pembelinya

Arek Jatim pastinya sudah familiar dengan nama warung Mbok Yem yang viral dan banyak di unggah di media sosial.

Warung Mbok Yem menjadi warung andalan para pendaki di Gunung Lawu.

Warung Mbok Yem ini telah buka sejak tahun 1980 menyatu dengan rumah pribadinya.

Sejak tahun 1980 Mbok Yem memutuskan tinggal dan membuka warung di ketinggian 3.150 mdpl di puncak gunung Lawu.

Warung Mbok Yem menjadi penyelamat bagi para pendaki yang kelaparan.

Terhitung telah 43 tahun berdiri, Warung Mbok Yem masih bertahan menjadi warung tertinggi di Jawa Timur.

Warung Mbok Yem ternyata hanya tutup pada saat lebaran saja.

Baca juga: Punya Julukan Nepal Van Java, Desa di Lereng Gunung Sumbing Ini Tawarkan Pesona Keindahan yang Menakjubkan

Bahkan uniknya, Mbok Yem hanya turun sekali dalam setahun untuk sekedar mudik lebaran itupun hanya 10 hari saja.

Demikian Arek Jatim terkaget-kaget, warung di Jawa Timur ini jualan sendirian di puncak gunung, berjaya selama 43 tahun. (04)

Berita Terkait

Berita Terbaru

- Advertisement -spot_img

Berita Pilihan