30 C
Semarang
, 26 February 2024
spot_img

VIDEO Demo Buruh Keluhkan Kecilnya Kenaikan UMK Jateng 2024

JatengNewsTV – Berikut kami sajikan video demo keluhkan kecilnya kenaikan UMK Jateng 2024 yang ditetapkan Pj Gubernur Jateng Nana Sudjana.

Bagi anda yang ingin menonton video demo keluhkan kecilnya kenaikan UMK Jateng 2024 bisa anda klik gambar di atas.

Demo keluhkan kecilnya kenaikan UMK Jateng 2024 juga diikuti generasi Z di depan Kantor Gubernur Jateng, Kamis 30 November 2023.

Generasi z asal Kota Salatiga tersebut mengaku, gajinya sangat mepet bagi perantau yang harus mengekos seperti dirinya.

Tonton juga: VIDEO Genuk Semarang Alami Banjir

“Upah ini harus naik, minimal 15 persen karena kalau tidak kita mepet bahkan bisa tidak cukup,” ungkapnya mewakili temannya yang tergabung dalam aksi buruh pada Kamis (30/11/2023).

Terpantau ada ratusan buruh yang memenuhi Jalan Pahlawan Kota Semarang, yang bertapatan di depan Kantor Gubernur Jawa Tengah, sejak pukul 16:00 WIB.

Kembali ke Uci, dirinya menyebutkan saat ini UMK di tempat kerjanya yang di Kota Semarang sekira Rp 3.060.348,78.

“Itu kurang untuk biaya hidup di semarang, karena bahan pokok naik, bahan bakar naik,” paparnya kepada Jatengnews.id.

Dalam aksi tersebut, dirinya menyebutkan banyak generasi z yang tergabung dalam demo buruh ini dari mulai angkatan 2000 hingga 2004.

Dirinya, sebagai anak muda mengaku perlu menabung, sedang dengan gaji segitu kiranya tidak cukup. Selain itu, dirinya juga menyebutkan kalau kenaikannya dibawah 15 persen tetap bakal mepet.

Tonton juga: VIDEO Demo Tuntutan Buruh Minta UMK Jateng Naik 15 Persen

Sebab, selain bahan pokok naik mereka mengaku juga membutuhkan kebutuhan harian. “Belum belanja sabun, bahan-bahan lainnya kan kita cukup mepet banget. Masih sulit (untuk menabung),” terangnya.

Dirinya mengaku, sengaja merantau kesemarang karena barharap bisa mendapatkan upah yang lebih baik.

“Ternyata sama saja, biaya hidupnya (mahal). Di Salatiga itu Rp 2 juta koma berapa gitu, tapi kita mengiritnya lewat makan dan tempat tinggal di rumah,” jelasnya kondisi yang sama-sama mepet. (Kamal-01)

Berita Terkait

Berita Terbaru

- Advertisement -spot_img

Berita Pilihan