30 C
Semarang
, 26 February 2024
spot_img

Menang atas PSS Sleman, PSIS Semarang Naik Peringkat Tiga

Semarang, Jatengnews.id – PSIS Semarang memenuhi targetnya dengan menang atas PSS Sleman 1-0 pada lanjutan pekan 20 Liga 1 di Stadion Jatidiri Semarang Minggu (3/12/2023).

Meski turun dengan kekuatan penuh, PSIS Semarang masih sulit mengembangkan permainan, dan hanya sedikit mendapatkan peluang.

Sebaliknya PSS Sleman yang tampil menekan justru beberapa kali sempat membahayakan pertahanan PSIS Semarang.

Baca juga: PSIS Semarang Waspadai Kebangkitan PSS Sleman

Hingga akhirnya PSIS Semarang mendapatkan tendangan penalti menit 45+3. Hukuman penalti diberikan wasit karena bek PSS Sleman Thales menghalangi pergerakan striker Carlos Fortes di dalam kotak penalti. Carlos Fortes yang menjadi eksekutor sukses memberikan keunggulan PSIS Semarang 1-0.

Masuk babak kedua permainan PSIS Semarang berubah. PSIS Semarang lebih banyak menekan dan sempat membuat beberapa peluang emas di pertahanan PSS Sleman.

Hanya saja jelang babak kedua usai tepatnya tambahan waktu, terjadi kericuhan suporter sisi utara dan juga suporter tim tamu. Kericuhan berawal dari saling ejek menyanyikan lagu chant antara kedua pendukung suporter tersebut.

Dengan kemenangan PSIS Semarang naik ke peringkat tiga klasemen dengan nilai 37 poin.

Pelatih PSIS Semarang Gilbert Agius mengakui timnya bermain sangat buruk ketika babak pertama. Beberapa intruksi dan taktik tidak berjalan sesuai harapannya.

‘’Kami di babak pertama permainan tidak bagus. Dan membuat PSS Sleman bisa melakukan tekanan kepada kami. Hal ini membuat saya tidak begitu senang,’’kata Gilbert ketika sesi jumpa pers.

Dan ketika jeda laga, Gilbert memberikan intruksi yang berbeda dan hal ini bisa dijalankan dengan baik selama babak kedua oleh pemain.

Baca juga: Jelang Hadapi PSS, PSIS Semarang Dapat Doa dari Takmir Masjid di Semarang Utara

‘’Ketika break saya bicarakan kepada pemain. Tapi apapun itu semua pertandingan di Liga 1 sangat sulit dan pemain mau berkomitmen. Mereka akhirnya bisa menjalankan instruksi dengan baik di babak kedua, dan saya senang sekaligus memuji semangat juang mereka,’’tambah Gilbert.

Sedangkan gelandang bertahan Alfeandra Dewangga bersyukur dengan kemenangan ini. Dia mengakui pertandingan lawan PSS Sleman sangat berat dan sulit.

‘’Mungkin di babak pertama kita nervous karena jeda pertandingan yang cukup panjang. Tapi di babak kedua apa yang diinginkan pelatih bisa kami jalankan dengan baik dan banyak melakukan improvisasi dan Alhamdulillah menang,’’pungkas Dewa.(02)

Berita Terkait

Berita Terbaru

- Advertisement -spot_img

Berita Pilihan