29 C
Semarang
, 26 February 2024
spot_img

Satu Warga Karanganyar Meninggal Terserang DBD

Karanganyar, Jatengnews.id – Hingga menjelang akhir tahun 2023, terjadi 294 kasus demam berdarah dengue (DBD) di Karanganyar. Satu orang meninggal dunia akibat gigitan nyamuk Aedes Aegypti tersebut.

Angka kasus DBD yang terjadi mengalami penurunan jika dibandingkan dengan kasus yang terjadi tahun 2022 lalu. Dengan jumlah 733 kasus serta 8 orang meninggal dunia.

Baca juga: Kasus Penjualan Alsintan, Penyidik Kejari Karanganyar Tunggu Hasil Audit BPKP

Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit (P2P) Dinas Kesehatan Kabupaten (DKK) Karanganyar, Warsito kepada wartawan  Rabu (6/12/2023) menyampaikan, meski mengalami penurunan, masyarakat diminta untuk tetap waspada dan menjaga  perilaku hidup sehat dan bersih (PHBS) dan pemberantasan sarang nyamuk (PSN) .

“Kasus DBD memang mengalami penurunan. Meski demikian, kami minta masyarakat tetap waspada dan menjaga pola hidup sehat,”ujarnya.

Warsito menjelaskan , memasuki pekan ke 47, di Karanganyar terjadi tambahan dua kasus. Yakni di Desa Macanan Kebakkramat dan Desa Jaten, Kecamatan Jaten.

Baca juga: Camat Jaten Tak Terima Dimutasi, Ancam Gugat Bupati Karanganyar ke PTUN

“Kami menerjunkan tim untuk melakukan penyelidikan epidemiologi, penggerakan Pemberantasan Sarang Nyamuk (PSN) serentak dan fogging fokus di daerah-daerah prioritas,”jelasnya. (Iwan-02).

Berita Terkait

Berita Terbaru

- Advertisement -spot_img

Berita Pilihan