30 C
Semarang
, 26 February 2024
spot_img

Kabar Gembira, Kuota Haji 2024 Jateng Bertambah 3 Ribu Lebih

Semarang, JatengNews.id – Pj Gubernur Jawa Tengah, Nana Sudjana menyampaikan, kabar gembira bahwa kuota haji 2024 Jateng bertambah dari tahun sebelumnya.

Kouta haji Jateng bertambah tahun 2024, Pj Gubernur Jateng mendorong untuk realisasi pembangunan embarkasi baru.

“Ada penambahan kuota kurang lebih tiga ribu jemaah haji di Jateng pada tahun 2024. Saya rasa ini bisa untuk mengurangi daftar tunggu masyarakat,” kata Nana usai menerima kunjungan reses Komisi VIII DPR RI masa persidangan II tahun 2023-2024 di Kantor Gubernur Jawa Tengah, Rabu, 6 Desember 2023.

Hingga kini, ada sebanyak 880.522 calon jemaah haji asal Jateng yang masuk dalam daftar tunggu. Perhitungannya, lama masa tunggu sekitar 31 tahun.

Baca juga: KPK Sebut 29 Desa di Jateng Jadi Percontohan Desa Anti Korupsi

Oleh karena itu, penambahan kuota itu dianggap sangat membantu mengurangi masa tunggu.

“Jadi memang tiap tahun masalah haji ini menjadi isu sentral, sehingga pelayanan terhadap haji memang harus ditingkatkan,” imbuh Nana.

Dalam kesempatan itu, Nana juga menerima masukan untuk pembuatan embarkasi baru di Jateng.

Komisi VIII DPR RI membidik lokasi di wilayah Kabupaten Demak. Alasannya, Demak cukup strategis untuk melayani jemaah haji di wilayah pantura hingga bagian tengah Jawa Tengah.

“Ada masukan untuk dibuatkan embarkasi di Demak. Selama ini untuk jemaah haji kita siapkan di Donohudan. Ini akan kami koordinasikan dengan Bupati Demak untuk mencari lokasinya,” kata Nana.

Baca juga: PJ Gubernur Jateng: Alokasi Rp 111 Triliun Siap Untuk Kesejahteraan Warga Jateng

Sementara itu, Ketua Tim Reses Komisi VIII DPR RI, Abdul Wachid, mengatakan,  Provinsi Jawa Tengah merupakan daerah kedua dengan jumlah jemaah haji tertinggi di Indonesia. Peringkat pertama jumlah jemaah haji terbanyak adalah Jawa Timur.

Oleh karena itu, memang perlu adanya tambahan kuota haji sebesar 3.093 jemaah di Jawa Tengah untuk tahun 2024. “Kuota haji di Jawa Tengah dapat tambahan cukup besar sekitar 3.093 dari sekitar 30 ribuan,” kata Wachid.

Berita Terkait

Berita Terbaru

- Advertisement -spot_img

Berita Pilihan