30 C
Semarang
, 26 February 2024
spot_img

Polres Demak Amankan Perempuan Bunuh Bayinya

Demak, Jatengnews.id – VIPR (22) perempuan asal Kecamatan Mranggen, Kabupaten Demak tega menghabisi nyawa bayinya sendiri dengan cara dimasukkan ke dalam tas.

Anak yang dilahirkan VIPR diduga hasil hubungan intim dengan seorang lelaki saat pesta miras, mengingat status pelaku masih lajang.

Kasatreskrim Polres Demak, AKP Winardi membenarkan adanya kejadian itu dan saat ini pihaknya sudah melakukan proses penyidikan.

Baca juga: BPBD Demak Siaga Darurat Bencana hingga Maret 2024

“Benar, awalnya bidan puskesmas yang melaporkannya ke Polres  Demak,” ujar Winardi kepada Jatengnews.id saat dikonfirmasi via Phone, Sabtu (9/12/2023) sore.

Kronologi awal bermula pada 05 Desember 2023 sekitar pukul 21.00 WIB  VIPR terbangun lantaran merasakan sakit pinggang. Kemudian pada pukul 01.00 WIB mulai melahirkan.

Pagi harinya sekitar pukul 07.00 WIB VIPR memasukkan bayinya yang masih hidup ke dalam tas untuk dibawa ke Puskesmas Mranggen III Kecamatan Mranggen.

“Di tengah perjalanan bayi tersebut sudah tidak bersuara lagi, sampai di Puskesmas tersangka menyerahkan tas berisi bayi kepada petugas lalu dilakukan pemeriksaan. diketahui bayi sudah meninggal dunia,” terang Winardi.

Kata Winardi, status VIPR masih lajang dan bayi yang dikandungnya diduga hasil hubungan intim usai pesta miras beberapa waktu lalu.

“Status masih bujang namun sedang mengandung sekitar 8 bulan akibat hubungan intim dengan seorang laki-laki yang tidak dikenal pada saat kumpul minum miras,” ungkapnya.

“Selama mengandung pelaku selalu menyembunyikan kehamilannya dari orang tua dan pacarnya,” imbuhnya.

Baca juga: Bappelitbangda Demak Kenalkan Aplikasi TJSLP, Mudahkan Perusahaan Salurkan CSR

Winardi menambahkan, VIPR sempat mendapatkan perawatan pasca melahirkan di RS Sunan Kalijaga Kabupaten Demak.

“Kini telah dinyatakan sehat oleh dokter dan diperbolehkan keluar dari rumah sakit,” ujarnya.

Atas perbuatannya, tersangka dikenakan Pasal 80 ayat (3) Jo Pasal 76C Atau  Pasal 77B Jo Pasal 76B UU Nomor 35 Tahun 2014 tentang perubahan atas UU Nomor 23 Tahun 2002 tentang Perlindungan Anak. Ancaman kurungan 5 tahun penjara. (Zaidi-02)

Berita Terkait

Berita Terbaru

- Advertisement -spot_img

Berita Pilihan