30 C
Semarang
, 26 February 2024
spot_img

Banjir Grobogan Hari Ini, 11 Kecamatan Terdampak

Semarang, Jatengnews.id – Sebanyak 11 kecamatan di Grobogan alami banjir pada hari ini Selasa (6/2/2024).

Banjir Grobogan hari ini terjadi akibat hujan deras yang mengguyur sejak Senin (5/2/2024) malam.

“Sebab kejadian karena hujan dengan intensitas tinggi dan kiriman air dari hulu sungai lusi, Sungai Serang dan Sungai tuntang, sehingga menyebabkan air meluap di pemukiman,” ucap Kepala BPBD Provinsi Jawa Tengah, Bergas Catursari Penanggungan, Selasa (6/2/2024) melalui rilisnya terkait Grobogan banjir.

Baca juga: Banjir Grobogan Hari Ini Rendam 2.662 Rumah dan 56 hekter Area Persawahan

Dirinya mengaku terus melakukan kordinasi dengan BPBD setempat yang berada di lokasi. Terpantau dalam media sosial kondisi airnya ada yang sampai atap rumah sehingga tergolong banjir yang parah.

Sementara itu, 11 kecamatan yang terendam banjir tersebut yaitu. Godong, Penawangan, Tawangharjo, Purwodadi, Toroh, Karangrayung, Geyer, Kedungjati, Tegowanu, Tanggungharjo dan Gubug.

“Total terdampak akibat banjir ini yaitu 11 kecamatan 30 Desa, 340 rumah,” imbuhnya.

Kabarnya banjir yang melanda Kabupaten Grobogan ini juga merendam sawah seluas 16 Hektar di Desa Kramat Kecamatan Penawangan.

“Situasi tersebut, update pagi tadi pukul 08:00 WIB,” katanya.

Sementara, tercatat dalam update banjir Kabupaten Grobogan terbaru sekira pukul 10:00 WIB, jumlah rumah yang terdampak banjir bertambah, jadi 892 rumah. “Untuk area persawahan datanya bertambah jadi 41 hektar,” imbuhnya.

Sementara untuk ketinggian air bervariasi, dari mulai 20 sentimeter hingga 120 sentimeter. Tercatat, wilayah Kecamatan Tawangharjo menjadi daerah dengan ketinggian air paling dalam.

Baca juga: Banjir Gubug Grobogan Hari Ini, Rumah, Sawah dan AksesJalan Terendam Air

“Kondisi terkini bebeapa titik air berangsur surut dan masih dalam penangananan di lapangan,” jelasnya.

Beberapa warga, kabarnya ada yang dilakukan evakuasi oleh BPBD Grobogan. Semtaraz Kepala BPBD Grobogan, Endang Sulistyoningsih menyebutkan, jalur provinsi gubug penghubung Porwodadi – Semarang lumpuh total akibat banjir tersebut.

“Tidak bisa lewat (kendaraan), karena air sudah melimpas di jembatan Sungai Tuntang. Dari barat tutup, jalur sudah dialihkan lewat Pantura Demak, dari timu di Godong ditutup,” paparnya.(kamal-02)

Berita Terkait

Berita Terbaru

- Advertisement -spot_img

Berita Pilihan