31 C
Semarang
, 13 April 2024
spot_img

Pj Gubernur Jateng Berikan Motivasi Atlet Pelatda Jateng Jelang PON 2024

Magelang, Jatengnews.id  – ‘’Manfaatkan kesempatan emas kalian yang belum tentu terulang.  Maka tampilkan perjuangan ekstra keras untuk mencapai prestasi tertinggi.’’  Itulah penggalan kalimat motivasi dari Pj Gubernur Jawa Tengah Nana Sudjana kepada para atlet Pelatda Jateng yang dipersiapkan menghadapi PON XXI 2024 di Aceh – Sumut.

Dorongan motivasi itu terangkum dalam sambutan tertulis yang dibacakan Kadisporapar Agung Heryadi dalam upacara militer ‘’Kebulatan Tekad’’ dalam rangkaian program Character Building Atllet dan Pelatih PON XXI Aceh – Sumut di Lapangan Dodik Bela Negara Rindam IV/Diponegoro, Rabu (28/2/2024) malam.

Baca juga: KONI Jateng Audit Keuangan 57 Pengprov Cabang Olahraga

Dalam upacara tersebut, Kadispora bertindak sebagai inspektur upacara.  Adapun Dan Rindam Kol Inf Ahmad Hadi Al Jufri, Dan Dodik Bela Negara Letkol Inf Slamet Riyadi, Ketua Umum KONI Jawa Bona Ventura Sulistiana dan Kabid Keolahragaan Disporapar Suci Baskorowati duduk di kursi kehormatan.

Hadir pula Ketua KONI Kota Magelang Ali Sungkar,  Wakil  Ketua KONI Kabupaten Magelang Suwarso dan Kasipora Mulyanto serta beberapa utusan dari NPC.

Peserta dari Character Building adalah 507 atlet. Adapun jumlah atlet Jateng yang disiapkan mengikuti PON  Aceh – Sumut, yang akan berlangsung September 2024, adalah 750 atlet dari 60 cabang olahraga.

Gubernur juga mengingatkan, kebanggaan sebagai atlet PON Jawa Tengah  bukan hanya untuk dirinya namun juga untuk keluarga,  masyarakat  serta nama harum Jawa Tengah, yang selanjutnya membawa bendera Indonesia di kancah internasional.

‘’Dalam mencapai hal itu, akan banyak rintangan. Karena itu, dalam Pelatda ini para atlet tidak hanya digembleng fisik namun juga mental  juara dan semangat kejuangan untuk selalu menjadi yang terbaik,’’ tegas Gubernur.

Keyakinan diri untuk menjadi juara harus tertanam. Namun, kata Gubernur, optimism harus dperjuangkan ekstra keras dan butuh semangat olahraga. ‘’Maka saya meminta kepada para atlet untuk berjuang keras, karena kalian adallah patriot olahraga.’’

Sementara Dan Rindam Hadi Al Jufri juga memberi wejangan kepada para atlet. ‘’Selamat malam. Saya ingin yang ada di depan saya adalah para petarung, bukan pecundang. Para petarung adalah pribadi yang menjaga kehormatan dalam pertarungan di medan laga,’’ katanya.

Dia pun meminta para atlet pulang dengan kepala tegak, yakni sebagai pemenang. ‘’Tanamkan pada diri kalian, medali emas adalah target utama. Tidak ada perak atau perunggu,’’ tegasnya.

Para atlet selesai menjalani Character Building Kamis (29/2/2024), Mereka digembleng mental dan semangat juangnya selama tiga hari di pelataran Dodik Bela Negara dan perkampungan Kabupaten Magelang, selama tiga hari,

Seusai upacara ‘’Kebulatan Tekad’’, dilanjutkan dengan penyerahan tali asih kepada para peraih medali Asian Games 2022 Hangzho dan Asian Para Games 2024 dari Pemprov Jawa Tengah. Penyerahan langsung dilakukan oleh Kadisporapar Jateng Agung Heryadi didampingi Ketua Umum KONI Jateng Bona Ventura Sulistiana.

Atlet Jateng menyumbang yakn Amelya Nur Sifa asal Temanggung (medali emas, sepeda BMX), atlet dayung Tri Wahyu Bawono asal Demak merebut emas, perak dan perunggu. Kemdian Kiromal Katibin (Batang, perak,  tebing), Tharisa Dea Florentina (Kab Semarang, wushu, perunggu), Sunu Wahyu Trijati (Tegal, soft tenis, perunggu), serta dua atlet sepak Dora Aulia (Jepara) dan Frisca Karisma (Banyumas) menyumbang perunggu.

Baca juga: Dan Rindam IV Diponegoro Bekali 500 Atlet Pelatda Jateng di Character Building

Untuk pelatih, juga ada empat orang yang mengantar atletnya meraih medali yakni Kuat (medali emas, perak dan perunggu/Blora, dayung), Mahmud Fauzan Efendi (perak, Surakarta, panjat tebing), Triyanto Budi Santoso (perak, Sragen, panjat tebing) dan Tri Aji (Semarang, perunggu, sepak takraw).

Untuk peraih emas,diganjar tali asih Rp 90.000.000, perak Rp 40.000.000 dan perunggu Rp 25.000.000. Sedangkan pelatih Rp 45.000.000.

Namun dalam acara tersebut, amelya Nur Sifa, Tri Wahyuu Buwono, Kiromal Katibin, Sunu Wahyu Triaji absen karena sedang berada di Pelatnas. Demikian juga dengan keempat pelatih juga tidak hadir. Maka dalam penyerahan secara simbolis itu diwakili tiga atlet Tharisa Florentina, Dona Aulia, Fisca Kharusma Indrasari serta pelatih Subagja.(02)

Berita Terkait

BERITA TERBARU

- Advertisement -spot_img

BERITA PILIHAN