33 C
Semarang
, 18 April 2024
spot_img

BMKG Prediksi Cuaca Ekstrem Mereda Pekan Ini

Semarang, Jatengnews.id – Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) prediksi cuaca ekstrem atau curah hujan deras di sertai angin di Jawa Tengah bakal terjadi sampai tanggal (20/3/2024).

Kepala BMKG, Dwikorita Karnawati mengatakan, pada tanggal 20 Maret 2024 di Indonesia khususnya Jateng, bakal terjadi tren penurunan curah hujan.

Baca juga: Pemkot Semarang Mulai Lakukan Rekayasa Teknologi Modifikasi Cuaca

“Asal tidak terjadi fenomena yang mendadak (tiba-tiba). Misalnya seperti di Kota Semarang, awal bulan maret kita sudah mengeluarkan peringatan dini karena ada fenomena yang muncul, yaitu bibit siklon tropis,” jelasnya Senin (18/3/2024).

Muncul tiga bibit siklon tropis di Selatan Indonesia ini, berdampak pada semakin parahnya atau meningkatnya curah hujan di  Indonesia termasuk Jateng.

“Masuknya kumpulan awan hujan dari Samudera Hindia, dari arah Barat, Timur Afrika, yang berarak-arakan (bersamaan) masuk Indonesia (proses siklon tropis). Jadi ada Fenomena bersamaab seiring dengan peralihan masuknya angin dari Benua Asia beralih masuknya angin dari Benua Australia,” paparnya usai rapat kordinasi di kantor Gubernur Jawa Tengah.

Fenomena yang tiba-tiba muncul tersebut, akibatkan hujan ekstrem bahkan melampaui prediksinya kondisi hujannya.

“Harusnya, ekstrem itu 150 milimeter perhari, kemarin mencapai 230 an milimeter lebih,” bebernya.

Baca juga: Atasi Cuaca Ekstrem, Pj Gubernur Jateng Upayakan Modifikasi Cuaca

Salain sebab siklon tropis, fenomena gangguan atmosfer secara lokal pasalnya juga bisa menjadi penyebab terjadinya cuaca ekstrem.

“Sehingga pada tanggal 20 trennya mereda (kondisi cuacanya), selama tidak ada gangguan atmosfer secara lokal,” tandasnya. (Kamal-02)

Berita Terkait

BERITA TERBARU

- Advertisement -spot_img

BERITA PILIHAN