31 C
Semarang
, 12 April 2024
spot_img

Rawan Banjir, 30 KK Perum Dinar Indah Bakal Direlokasi

Semarang, JatengNews.id – Pemerintah Kota (Pemkot) Semarang beri kabar bakal melakukan relokasi Perumahan Dinar Indah Kota Semarang yang menjadi titik rawan banjir, Senin (18/3/2024).

Wali Kota Semarang, Heveariata G Rahayu mengatakan, masih belum bisa memberikan kepastiannya baik titik lokasinya relokasinya ataupun kepastian relokasinya.

“Belum tahu, karena anggaran kan dari Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), tapi kita disana ini ada 30 an KK (kartu keluarga) yang terdampak,” jelas perempuan yang akrab dipanggil Ita Senin (18/3/2024).

Baca juga: Pemkot Semarang Mulai Lakukan Rekayasa Teknologi Modifikasi Cuaca

Jika mengacu pada tahu sebelumnya, Perumahan Dinar Indah Tembalang, menjadi titik terparah banjir Kota Semarang akibat adanya tanggul jebol hingga akibatkan warga terjebak banjir di dalam rumah hingga meninggal dunia.

Hal itu, disebabkan karena posisinya yang berada di lembah atau tepat di posisi cekungan yang sangat dekat dengan Sungai Pengkol.

“Kemarin sudah mau terdampak karena sudah mau limpas kali Pengkol (melimpas ke perumahan) karena lokasinya masih di bawah tanggul (posisi perumahan),” jelasnya situasi ditahun 2024 saat hujan deras pada Rabu (13/3/2024) melanda Kota Semarang.

Sebenarnya, Pemkot juga telah memiliki pandangan kemana 30 an KK tersebut bakal dilakukan relokasi, dan lokasi tersebut menjadi usulan dari para warga.

“Yang di atas itu masih ada punya pengembang (milik pengembang Perum Dinar Indah). Nah ini secara humum legalitas itu seperti apa, sepertinya Pemkot juga ada lahan disana, hari ini baru kita rapatkan (bersama BNPB),” kata Ita Kepada Jatengnews.id jelang rapat kordinasi bersama BNPB bahas relokasi.

Sementara, Kepala BNPB Republik Indonesia, Suharyanto membenarkan, bahwa memang ada laporan dari Kota Semarang terkait rencana relokasi. Selain itu dirinya juga bersiap jika terjadi laporan di kabupaten/kota lain yang terdampak atau menjadi titik darurat banjir.

“Pemerintah daerah sekarang sedang menyiapkan lahannya (untuk relokasi di wilayah Jateng). Nanti setelah lahannya siap, clear and clean, maka BNPB akan membangun rumahnya,” jelasnya usai mengikuti rapat kordinasi di kantor Gubermur Jateng.

Baca juga: Pemkot Semarang Lakukan Percepatan Penanganan Pasca-Bencana

Sementara, pihak pemerintah di kabupaten/kota yang terdampak banjir di Jateng, saat ini tengah mengupayakan tanggap darurat.

“Tapi tadi sepakat bahwa Pemda (Pemerintah Daerah) tidak menunggu tanggap darurat selesai sudah mulai perencanaan penyiapan lahan tersebut (untuk relokasi),” imbuhnya.

Sedangkan, untuk Kota Semarang sedang dilakukan proses perencanaan relokasi untuk Perumahan Dinar Indah Tembalang.

“Proses perencanaan masih berlanjut, mungkin dengan arahan dari kita, Pemda mulai menyusun rencananya masing-masing,”tandasnya. (Kamal-01)

Berita Terkait

BERITA TERBARU

- Advertisement -spot_img

BERITA PILIHAN