25 C
Semarang
, 13 April 2024
spot_img

NU Muhammadiyah Idulfitri Waktu Sama, Ini Penjelasan Kemenag Jateng

Semarang, Jatengnews.id – Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama Jawa Tengah (Kanwil Kemenag Jateng), Musta’in Ahmad prediksi bahwa penetapan tanggal 1 Syawal antara pemerintah dan Organisasi Masyarakat (Ormas) NU (Nahdlatul Ulama) dan Muhammadiyah bakal sama.

“Iya benar bahwa jatuh atau datangnya (1 Syawal 1445 Hijriyyah) itu nanti di 10 April  2024 mendatang,” ungkap Musta’in.

Baca juga: Daftar Ruas Jalan Tol yang Dapat Diskon hingga 20 Persen Saat Mudik Lebaran 2024

Prediksi yang ia sampaikan ini tidak sertamerta ia sampaikan, melainkan telah ia kaji dan telaah benar-benar.

“Bulan Hijriyah, itu hanya 29 atau 30 hari. Nah 30 hari itu namanya isti’mal (menggenapkan atau melengkapkan), jadi rata-rata umurnya 29,” jelasnya mengenai penghitungan prediksi penetapan 1 Syawal 1445 Hijriyah.

Meski demikian, pada tanggal 29 Ramadhan atau 9  April 2024 mendatang, bakal diadakan hisab rukyatul hilal atau menghitung dan  melihat secara langsung bulan.

Upaya melihat hilal ini, menjadi salah satu rukun penetapan tanggal 1 Syawal bagi mayoritas umat muslim di Indonesia, baik secara mata telanjang atau menggunakan alat.

“Nah ditanggal 29 nanti, secara hitung-hitungan kertas sebagaimana sudah di lakukan oleh Muhammadiyah, itu angka ketinggian hilal (bulan), itu sudah lebih dari 6 derajat 8 menit rata-rata di Indonesia,” paparnya.

Kiranya, angka tersebut sudah memenuhi kriteria yang menjadi kesepakatan MABIMS (Menteri Agama Brunei, Indonesia, Malaysia, dan Singapura) dalam menetapkan tanggal 1 Syawal.

“Artinya itu sudah memenuhi tanggal baru yang di tetapkan MABIMS sepakat pakai kriteria ketinggian hilal untuk tanggal baru itu harus,  minimal 3 derajat kemudian sudut elongasi antara bulan dan matahari 6,4 derajat,” terangnya.

Baca juga: Pasokan Pangan dan Energi di Jateng Aman Selama Lebaran 2024

Artinya, jika dalam rukayatul hilal pada tanggal 29 Ramdhan 2024 atau 9 April 2024 mendatang hilal terlihat 6 derajat, maka Musta’in optimis tanggal 10 April 2024 sudah ganti bulan.

“Jadi nanti setelah tanggal 29 Ramadhan bukan tanggal 30 Ramadhan, melainkan tanggal 1 Syawal. Maka insya’allah nanti kita akan bareng bersama Muhammadiyah pada tanggal 10 April 2024,” tandasnya. (Kamal-02)

Berita Terkait

BERITA TERBARU

- Advertisement -spot_img

BERITA PILIHAN