
Batang, JatengNews.id- Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) tim II Universitas Diponegoro melaksanakan rangkaian acara penyuluhan stunting di Desa Depok, Kecamatan Kandeman, Kabupaten Batang. Jumat (2/08/2024).
Kegiatan penyuluhan Stunting ini diisi dengan tiga rangkaian acara, yaitu penyuluhan stunting, kemudian disambung dengan pengecekan kepada balita, ibu hamil dan remaja putri yang didampingi dengan pihak Puskesmas Desa Depok dan yang terakhir diberikannya contoh makanan sehat untuk balita, ibu hamil dan remaja putri.
Kegiatan ini dilakukan sebagai bentuk pengabdian kepada masyarakat dan upaya untuk meningkatkan kesadaran serta kesehatan warga desa, terutama ibu hamil, balita, dan remaja putri.
Acara penyuluhan ini terdiri dari tiga rangkaian utama. Pertama, penyuluhan tentang stunting yang disampaikan oleh mahasiswa KKN bekerja sama dengan pihak Puskesmas Desa Depok.
Materi penyuluhan mencakup penjelasan mengenai apa itu stunting, dampaknya pada pertumbuhan anak, dan cara pencegahan yang dapat dilakukan sejak dini.
Baca juga: Mahasiswa Tim II KKN UNDIP Beri Pelatihan Bantuan Hukum di Pucangsawit
Para peserta yang hadir, terdiri dari ibu-ibu hamil, orang tua balita, dan remaja putri, diberikan pemahaman mengenai pentingnya asupan gizi yang seimbang dan pola hidup sehat untuk mencegah stunting.
Setelah penyuluhan, kegiatan dilanjutkan dengan pengecekan kesehatan yang melibatkan balita, ibu hamil, dan remaja putri.
Dalam sesi ini, tim kesehatan dari Puskesmas Desa Depok mendampingi mahasiswa KKN untuk melakukan pengecekan berat badan, tinggi badan, serta memberikan konsultasi kesehatan secara langsung.
Pengecekan ini bertujuan untuk mendeteksi tanda-tanda awal stunting dan memberikan intervensi yang tepat bagi mereka yang memerlukan.
Rangkaian acara ditutup dengan pemberian contoh makanan sehat yang disesuaikan untuk kebutuhan balita, ibu hamil, dan remaja putri.
Mahasiswa KKN bersama tim Puskesmas Desa Depok mendemonstrasikan cara menyiapkan makanan yang kaya akan nutrisi, mudah diolah, dan terjangkau oleh masyarakat desa.
Contoh makanan sehat ini diharapkan dapat menjadi referensi bagi para ibu dalam menyediakan asupan gizi yang optimal bagi keluarga mereka.
Koordinator program, Achmad Firdza Azani S, menjelaskan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari upaya meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya pencegahan stunting.
“Kami berharap melalui penyuluhan ini, warga Desa Depok dapat lebih memahami pentingnya gizi seimbang dan kesehatan anak sejak dini, serta melakukan langkah-langkah yang diperlukan untuk mencegah stunting,” ujarnya.
Kepala Desa Depok, H. Kaminoto, menyampaikan apresiasi atas inisiatif mahasiswa KKN Universitas Diponegoro.
“Kami sangat bersyukur atas perhatian dan upaya yang dilakukan oleh mahasiswa KKN dalam meningkatkan kesehatan masyarakat desa kami. Semoga kegiatan ini membawa manfaat besar bagi semua warga,” katanya.
Kegiatan ini mendapatkan respon positif dari warga Desa Depok, yang merasa terbantu dengan pengetahuan dan informasi yang diberikan.
Dengan adanya program penyuluhan ini, diharapkan angka stunting di Desa Depok dapat ditekan dan generasi mendatang dapat tumbuh sehat dan kuat.
Kegiatan ini menggambarkan upaya mahasiswa KKN dalam memberikan edukasi kesehatan dan intervensi nyata untuk mencegah stunting di masyarakat, melalui rangkaian kegiatan yang terstruktur dan melibatkan berbagai pihak terkait.
Demikian informasi mengenai mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) TIM II Universitas Diponegoro lakukan acara penyuluhan stunting di Desa Depok, Kecamatan Kandeman, Kabupaten Batang. (07)