26.8 C
Semarang
, 29 Agustus 2025
spot_img

Jateng Tertinggi Operasionalkan Koperasi Merah Putih, Zulkifli Hasan Apresiasi

Hingga Agustus 2025, Jateng tercatat sebagai provinsi dengan jumlah koperasi operasional terbanyak se-Indonesia.

SEMARANG. Jatengnews.id — Menteri Koordinator Bidang Pangan Zulkifli Hasan mengapresiasi langkah cepat Pemerintah Provinsi Jawa Tengah dalam mempercepat pembentukan dan operasionalisasi Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP).

Hingga Agustus 2025, Jateng tercatat sebagai provinsi dengan jumlah koperasi operasional terbanyak se-Indonesia.

Baca juga: Gubernur Jateng Sebut Koperasi Desa Merah Putih Bantu Sejahterakan Rakyat

“Tertinggi, seluruh Indonesia itu Jawa Tengah tertinggi. Ada 1.750 unit. Target kami kan 10 ribu, kalau Jawa Tengah saja 2.000, aman kita,” kata Zulkifli Hasan dalam Rapat Koordinasi Satgas KDKMP di Gradhika Bhakti Praja, Semarang, Kamis (28/8/2025).

Zulkifli juga menyampaikan bahwa plafon pembiayaan KDKMP sebesar Rp3,5 miliar akan segera direalisasikan setelah aturan teknis rampung dibahas.

Sementara itu, Gubernur Ahmad Luthfi menjelaskan dari total 8.523 KDKMP di Jateng, 1.750 koperasi sudah operasional, sementara sisanya masih dalam tahap persiapan. Jumlah anggota koperasi aktif mencapai 117.661 orang, dengan total modal sekitar Rp22,4 miliar.

“Sebanyak 6.773 koperasi lainnya sudah punya gerai, tinggal menunggu petunjuk teknis dari dinas untuk mulai beroperasi,” ujar Luthfi.

Baca juga: Koperasi Desa Merah Putih Dinilai Mampu Dongkrak Ekonomi Lokal

Dari koperasi yang sudah aktif, 306 unit bergerak di sektor utama seperti sembako, apotek, dan logistik. Sisanya, 1.444 unit, mengelola usaha berbasis potensi lokal seperti pertanian, peternakan, hingga distribusi elpiji.

Luthfi juga mengusulkan agar pusat menambah sub pangkalan elpiji, menyusun juklak dan juknis distribusi, serta mempercepat regulasi tata kelola KDKMP yang komprehensif.

“Perlu ada petunjuk jelas agar bupati dan wali kota tidak salah menterjemahkan program ini hingga ke desa. Tiap desa punya cara dan potensi berbeda,” tegasnya.(02)

Berita Terkait

BERITA TERBARU

- Advertisement -spot_img
- Advertisement -spot_img
- Advertisement -spot_img
- Advertisement -spot_img
- Advertisement -spot_img
- Advertisement -spot_img

BERITA PILIHAN