27.8 C
Semarang
, 29 Agustus 2025
spot_img

Wali Kota Semarang Agustina Bawa Semangat Gemar Membaca bagi Anak-Anak

Agustina mengungkapkan tujuan kunjungannya ke sejumlah satuan pendidikan di Kota Semarang (TK PGRI 74 Semarang, SD Negeri Srondol Kulon, dan SMP Negeri 27 Semarang)

SEMARANG, Jatengnews.id – Roadshow Bunda Literasi resmi dimulai pada Kamis (28/8/2025).

Adapun, hadirnya Wali kota Semarang Agustina yang merupakan Bunda Literasi Kota Semarang, dalam kegiatan “Semarang Bertutur” membawa angin segar dalam menggalakkan budaya membaca bagi para siswa usia dini dan jenjang pendidikan dasar dan menengah.

Baca juga : Akademisi Sebut Wali Kota Semarang Agustina Terapkan Kepemimpinan Responsif

“Saya sangat senang dan tidak menyangka animo anak-anak begitu luar biasa,” ucap Agustina.

Agustina mengungkapkan tujuan kunjungannya ke sejumlah satuan pendidikan di Kota Semarang (TK PGRI 74 Semarang, SD Negeri Srondol Kulon, dan SMP Negeri 27 Semarang) di antaranya yakni memberikan pengalaman literasi, seperti membaca, dengan cara menyenangkan dan inspiratif ke semua kalangan.

“Seru sekali (acaranya). Ada _stroy telling_ interaktif dengan boneka tangan karakter hewan, memakai alat peraga lalu saya dan anak-anak membahas cepet-cepetan, sampai asyik ngobrol hanya dari sebuah gambar,” katanya.

Saat ditanya mengenai formula yang tepat untuk meningkatkan minat baca, dia mengaku akan terus mengimplementasikan berbagai strategi sebelum menemukan metode yang sesuai dengan jenjang pendidikan.

“Ini masih mencari formatnya, semoga pada _roadshow_ selanjutnya sudah terbentuk. Prinsipnya anak-anak belajar memahami, dan tiap-tiap jenjang berbeda metodenya. TK/PAUD lebih ke _how to know_. Ooh, ini sapi, ini ayam, mereka tahu. Kalau SD ke _how to do_, lebih ke penerapannya. Kemudian pada jenjang SMP sudah dalam kerangka _how to be_, lebih meningkat. Tadi mereka diajak eksplorasi tentang kekayaan Kota Semarang,” imbuhnya.

Pihaknya menegaskan bahwa _roadshow_ literasi ini akan terus dilakukan sebagai langkah strategis dalam menanamkan budaya gemar. “Kami tidak menargetkan harus berapa sekolah, tetapi bagaimana anak-anak melalui kegiatan ini bisa memiliki sesuatu untuk masa depan mereka,” ujarnya.

Dengan semangat literasi yang terus dikobarkan, Bunda Literasi berharap bisa menanamkan kecintaan terhadap membaca sejak dini dan membangun budaya literasi yang hidup di lingkungan mana pun.

Baca juga : Wali Kota Semarang Agustina Beri Keringanan Pajak Untuk Masyarakat

“Saya ingin menumbuhkan generasi cerdas, kreatif, dan penuh imajinasi bagi anak-anak Kota Semarang,” pungkasnya. (03)

Berita Terkait

BERITA TERBARU

- Advertisement -spot_img
- Advertisement -spot_img
- Advertisement -spot_img
- Advertisement -spot_img
- Advertisement -spot_img
- Advertisement -spot_img

BERITA PILIHAN