TEGAL, Jatengnews.id – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tegal bersiap melakukan efisiensi ketat menyusul pengurangan dana transfer pusat sebesar Rp244 miliar pada 2026.
Kepala BPKAD Tegal, Bangun Nuraharjo, mengatakan kebijakan ini menuntut optimalisasi penerimaan daerah.
Baca juga: Pemkab Tegal Resmikan Digitalisasi Layanan Pembayaran
“Ruang fiskal makin sempit, jadi kita harus cermat dan efisien agar program prioritas tetap berjalan,” ujarnya, Kamis (23/10/2025).
Ia menambahkan, kinerja keuangan daerah masih solid dengan nilai IPKD 82,08 dan opini WTP sembilan kali berturut-turut.
Bupati Tegal, Ischak Maulana, menegaskan efisiensi akan difokuskan pada belanja operasional.
Baca juga: Pemkab Brebes Resmikan Kios Pupuk Lengkap
“Ada yang dipangkas hingga 70 persen, seperti perjalanan dinas. Tapi infrastruktur dan pelayanan dasar tetap jadi prioritas,” tegasnya.
Menurutnya, pembangunan jalan tetap menjadi fokus utama karena menjadi keluhan terbanyak warga. “Infrastruktur adalah kebutuhan mendesak masyarakat,” tandasnya.(02)
