28 C
Semarang
, 18 Februari 2026
spot_img

Banjir Semarang Kembali Meningkat, Kaligawe Tergenang Hingga 70 Sentimeter

Sebelumnya, ketinggian air di kawasan tersebut sempat turun 10 hingga 30 sentimeter.

SEMARANG, Jatengnews.id – Tak sampai sehari setelah sempat surut, banjir Semarang kembali meningkat pada Selasa (28/10/2025). Sejumlah titik yang sebelumnya sudah kering kini kembali tergenang air, termasuk di kawasan Jalan Kaligawe Raya atau jalur Pantura Kota Semarang.

Sebelumnya, ketinggian air di kawasan tersebut sempat turun 10 hingga 30 sentimeter. Namun, hujan deras yang mengguyur sejak Senin malam hingga Selasa pagi membuat banjir Semarang kembali meluas.

Baca juga: Semarang Banjir Pantura Kaligawe Tergenang

Kini, genangan air di Jalan Kaligawe Raya kembali mencapai 50 hingga 70 sentimeter.

Jalan Kaligawe Raya (jalur Pantura Semarang), tepatnya di depan RSI Sultan Agung, saat ini hujan sangat lebat. Air yang tadinya masih bisa dilalui kendaraan kini sudah tinggi sekali, sekitar 50 hingga 70 sentimeter,” ujar Kapolsek Genuk Kompol Rismanto kepada Jatengnews.id, Selasa pagi.

Sebelumnya, jalur tersebut sudah dapat dilalui kendaraan kecil, termasuk sepeda motor. Namun, akibat genangan yang kembali meninggi, banyak kendaraan mogok, termasuk truk kecil dan mobil pribadi yang memaksa melintas.

Kompol Rismanto mengimbau para pengguna jalan untuk tidak melintasi jalur tersebut hingga kondisi benar-benar aman.

“Sementara arus lalu lintas mengalami ketersendatan, baik dari arah timur maupun barat,” jelasnya.

Pompa Dikerahkan, Dapur Umum Disiapkan

Secara terpisah, Kepala BPBD Kota Semarang Endro P Martanto membenarkan bahwa banjir kembali menggenangi sejumlah wilayah di Kota Semarang. Menurutnya, seluruh pompa air dan unit portable telah diaktifkan untuk mempercepat penanganan genangan.

Baca juga: Agustina Maksimalkan Pompa Atasi Banjir Semarang

“Pemerintah Kota Semarang tetap melakukan langkah-langkah penanganan. Seluruh pompa portable bantuan, baik dari DPU maupun BPBD, dalam kondisi on. Selain itu, kami juga berkoordinasi dengan BBWS untuk memantau situasi,” paparnya.

Endro menambahkan, BPBD bersama pemerintah kelurahan juga telah menyiapkan logistik dan dapur umum bagi warga terdampak banjir.

“Beberapa dapur umum sudah disiapkan di kelurahan-kelurahan, dan logistik tetap mendapatkan suplai dari Posko Kebencanaan Kota Semarang,” jelasnya. (01).

Berita Terkait

BERITA TERBARU

- Advertisement -spot_img
- Advertisement -spot_img
- Advertisement -spot_img
- Advertisement -spot_img
- Advertisement -spot_img

BERITA PILIHAN