28 C
Semarang
, 2 Januari 2026
spot_img

FTIK UIN Walisongo Perkuat Karakter Santri di Ruang Digital

FITK UIN Walisongo menyelenggarakan Seminar Etika Digital Santri untuk meningkatkan literasi digital di era teknologi.

SEMARANG, Jatengnews.id – Fakultas Ilmu Tarbiyah dan Keguruan (FITK) UIN Walisongo Semarang kembali menunjukkan komitmennya terhadap penguatan literasi digital santri.

Bekerja sama dengan Direktorat Pesantren Kementerian Agama RI, FITK menyelenggarakan Seminar Etika Digital Santri: Aman, Bijak, dan Bermoral di Dunia Maya pada Kamis (13/11/2025) di Resort Jambu Kluthuk, Temanggung.

Baca juga : UIN Walisongo Semarang Siapkan 12 Program Studi Jelang Akreditasi Internasional

Sebanyak 140 peserta dari berbagai pesantren hadir dalam kegiatan ini. Dua narasumber utama—Dr. H. Zaenal Sukawi, M.A. (Rektor UNSIQ Wonosobo) dan H. Wibowo Prasetyo (Anggota DPR RI Komisi VIII)—mengupas isu etika bermedia digital di tengah cepatnya perkembangan teknologi dan media sosial.

Dekan FITK, Prof. Dr. Fatah Syukur, M.Ag., menegaskan relevansi tema digital di era generasi Z dan alfa, terutama terkait penggunaan Artificial Intelligence (AI). Ia menekankan bahwa santri kini dituntut tidak hanya menguasai ilmu agama, tetapi juga mampu bersikap kritis dan beretika di ruang digital.

Sebagai narasumber, H. Wibowo Prasetyo mengingatkan bahwa dunia digital tidak dapat dihindari dan harus dihadapi dengan kecerdasan moral. Ia menyoroti tingginya penggunaan ponsel di Indonesia serta pentingnya etika, terutama bagi konten kreator. Media sosial, katanya, seharusnya dimanfaatkan untuk dakwah, edukasi, dan hal-hal produktif.

Dr. Zaenal Sukawi dalam sesinya menekankan perlunya etika digital yang bersumber pada nilai-nilai Islam untuk menjawab tantangan era disrupsi. Ia menyoroti empat pilar literasi digital: keterampilan, budaya, keamanan, serta etika dan moral digital. Menurutnya, santri masa kini harus responsif, adaptif, antisipatif, dan mampu mentransformasikan nilai Islam di ruang maya.

Acara berlangsung interaktif dan mendapat respons positif dari peserta, terutama saat membahas dampak media sosial, keamanan data, dan peluang dakwah di era AI.

Baca juga : UIN Walisongo Gelar Workshop Penulisan Scopus Berbasis AI

Melalui seminar ini, FITK UIN Walisongo berharap santri mampu menjadi pengguna sekaligus penghasil nilai, serta berkontribusi menciptakan ekosistem digital yang aman, beretika, dan bermartabat. (03)

Berita Terkait

BERITA TERBARU

- Advertisement -spot_img
- Advertisement -spot_img

BERITA PILIHAN