28 C
Semarang
, 20 Februari 2026
spot_img

Sumanto Tekankan Inovasi sebagai Kunci Kebertahanan Seni Tradisional di Era Budaya Populer

KARANGANYAR, Jatengnews.id — Ketua DPRD Jawa Tengah, Sumanto, menegaskan perlunya langkah-langkah inovatif untuk menjaga keberlangsungan seni tradisional di tengah derasnya budaya populer.

Menurutnya, tanpa pembaruan yang relevan dengan perkembangan zaman, kesenian seperti wayang kulit akan semakin ditinggalkan masyarakat.

Sumanto menilai bahwa modernisasi tidak seharusnya menjadi ancaman bagi tradisi, tetapi justru momentum untuk memperkenalkan kembali kekayaan budaya kepada generasi muda. Ia menekankan bahwa format penyajian yang monoton dapat membuat publik jenuh sehingga dibutuhkan pendekatan kreatif yang tetap menghormati pakem warisan leluhur.

Baca juga : Ketua DPRD Jateng Sumanto Dukung Upaya Pengentasan Kemiskinan di Wonosobo

“Jika tampilannya tidak berubah, masyarakat bisa bosan. Wayang kulit sudah hidup sejak zaman nenek moyang dan tetap harus kita jaga, meski proses pelestariannya tidak mudah,” ujar Sumanto.

Ketua DPRD Jateng Sumanto. (Foto : Dok DPRD Jateng)
Ketua DPRD Jateng Sumanto saat memberikan paparan belum lama ini. (Foto : Dok DPRD Jateng)

Komitmen tersebut ia wujudkan melalui berbagai terobosan, salah satunya Pentas Wayang Kulit 30 Jam Nonstop yang baru-baru ini digelarnya di Kabupaten Karanganyar.

Dalam pertunjukan tersebut, ia mengundang 23 dalang untuk tampil bergantian, masing-masing dengan durasi satu jam. Meski ringkas, format ini tetap mempertahankan inti filosofi, karakter tokoh, serta nilai moral dari setiap lakon.

“Para dalang menyampaikan cerita dengan bahasa yang lebih ringan dan dekat dengan masyarakat, tanpa mengubah pakem,” jelasnya.

Sumanto juga mendorong para pelaku kesenian agar aktif memanfaatkan teknologi digital. Menurutnya, dunia maya menawarkan ruang luas untuk memperluas audiens, mulai dari live streaming hingga konten video pendek.
“Kemajuan teknologi bukan untuk ditakuti, tetapi dimanfaatkan. Lewat internet, penonton bisa datang dari mana saja,” tegasnya.

Lebih jauh, Sumanto menekankan bahwa kemampuan sebuah bangsa menjaga budayanya merupakan tanda kemajuan. Ia mencontohkan Jepang yang berhasil menyeimbangkan teknologi modern dengan tradisi yang kuat.

Baca juga : Lebih Efisien Sumanto Dorong Petani Gunakan Pupuk Organik

“Di tengah gempuran budaya populer, kita harus kreatif agar seni tradisional tetap hidup dan relevan. Dengan inovasi yang tepat, wayang kulit akan terus dicintai generasi muda,” tandasnya. (ADV)

Berita Terkait

BERITA TERBARU

- Advertisement -spot_img

BERITA PILIHAN