26 C
Semarang
, 30 Januari 2026
spot_img

Workshop Penguatan Admin Medsos di Demak Soroti Kreativitas dan Konten Berkualitas

Workshop Admin Medsos Demak diadakan untuk meningkatkan kreativitas dan kualitas konten digital pada perangkat daerah di Demak.

DEMAK, Jatengnews.id – Pengelola media sosial perangkat daerah di lingkungan Pemerintah Kabupaten Demak mengikuti Workshop Penguatan Kompetensi Admin Media Sosial, yang digelar di Gedung Grhadika Bina Praja, Kamis (27/11/2025).

Kegiatan ini bertujuan meningkatkan kualitas pengelolaan konten digital instansi pemerintah agar lebih menarik, informatif, dan tepat sasaran.

Baca juga : Viral Video Anjing Dikuliti Seperti Hewan Kurban, Ini Penjelasan Polisi

Plt Kabag Prokompim, Nurul Prasetyani, dalam sambutannya menyampaikan apresiasi atas kreativitas para peserta dalam lomba video konten HUT Korpri yang sebelumnya telah digelar. Ia menilai karya-karya yang dikirimkan memiliki kualitas yang membanggakan.

“Kreativitas teman-teman luar biasa. Videonya bagus-bagus sampai Ibu Bupati bingung menilai,” ujarnya.

Video lomba yang telah diunggah melalui media sosial perangkat daerah dan dikolaborasikan pada akun Instagram @pemkab.demak ternyata mampu memunculkan beragam ide kreatif dari para peserta. Adapun proses penilaian lomba akan dilakukan oleh Bupati Demak Eisti’anah, perwakilan wartawan Suara Merdeka, serta kreator konten pemerintah daerah.

Sesi materi workshop diisi oleh Yosua Parikesit, konten kreator Bupati Demak Eisti’anah, yang memaparkan strategi membuat konten menarik, termasuk cara mengambil gambar dan mengedit video yang tetap berada di zona aman (safe zone).

Menurutnya, daya tarik konten sangat ditentukan oleh tiga detik pertama. “Agar konten menarik butuh yang namanya hook. Hook inilah yang nantinya menggaet para penonton. Jadi tiga detik pertama harus ada hook yang on point,” jelasnya.

Yosua menambahkan bahwa hook bisa berupa suara maupun teks yang muncul di awal video untuk memancing perhatian penonton. Ia juga menekankan pentingnya memahami safe zone dalam proses pembuatan konten, agar elemen penting seperti teks, subtitle, maupun logo tidak tertutup oleh fitur bawaan platform.

“Misalnya di TikTok, di sisi kanan layar ada tombol like, share, dan comment. Hal ini harus diperhatikan saat mengambil video supaya informasi tetap terlihat oleh penonton,” terangnya.

Hal yang sama juga berlaku untuk Reels Instagram. Menurutnya, penempatan logo, teks, maupun subtitle harus berada dalam zona aman agar tidak terpotong saat ditampilkan di layar pengguna.

Baca juga : Pegiat Media Sosial Diajak Bupati Jepara Kampanyekan Konten Positif

Pemkab Demak berharap, melalui workshop ini–bisa meningkatkan kemampuan para admin media sosial perangkat daerah dalam menciptakan konten yang lebih profesional, komunikatif, dan sesuai standar platform digital modern. (03)

Berita Terkait

BERITA TERBARU

- Advertisement -spot_img
- Advertisement -spot_img
- Advertisement -spot_img
- Advertisement -spot_img

BERITA PILIHAN