25.4 C
Semarang
, 19 Januari 2026
spot_img

Deswita Jatirejo Raih Juara 1 Apresiasi Festival Desa Wisata Kota Semarang 2025

Kemenangan ini diharapkan dapat memotivasi seluruh masyarakat dan anggota Deswita Jatirejo untuk semakin kompak memajukan desa wisata.

SEMARANG, Jatengnews.id — Desa Wisata (Deswita) Jatirejo berhasil meraih Juara 1 Kategori Apresiasi pada Festival Desa Wisata Kota Semarang 2025 yang digelar di Wonolopo, Kecamatan Mijen, Kota Semarang, Sabtu (29/11/2025).

Posisi Juara 2 diraih Desa Wisata Malon, disusul Desa Wisata Pudakpayung sebagai Juara 3. Festival Desa Wisata Kota Semarang 2025 merupakan kegiatan yang pertama kali diselenggarakan Dinas Pariwisata Kota Semarang sebagai ajang penguatan jejaring dan pengembangan potensi desa wisata.

Dengan capaian tersebut, Deswita Jatirejo unggul atas 12 peserta lain yang ikut dalam Festival Desa Wisata Kota Semarang 2025, di antaranya Desa Wisata Kandri, Cepoko, Nongkosawit, Tugu, Wonolopo, dan Kampung Melayu dan lainnya.

Baca juga: Keseruan 30 Denok Kenang 2025 Eksplor di Desa Wisata Jatirejo

Ketua Deswita Jatirejo, Deni Wikuncoro, menyampaikan rasa syukur atas prestasi tersebut.

“Tidak menyangka bisa menjadi Juara 1, karena banyak desa wisata lain yang tampil sangat bagus pada ajang ini,” ujar Deni sapaan akrabnya.

Deswita Jatirejo
Para pemenang Kategori Apresiasi Festival Desa Wisata Kota Semarang 2025 yang berlangsung di Wonolopo Mijen Semarang, Sabtu (29/11/2025). (Foto: JN)

Ia menambahkan, kemenangan ini diharapkan dapat memotivasi seluruh masyarakat dan anggota Deswita Jatirejo untuk semakin kompak memajukan desa wisata.

“Terima kasih kepada semua pihak yang telah mendukung. Semoga ini menjadi langkah awal bagi Jatirejo untuk semakin berkembang dan menjadi salah satu desa wisata rujukan di Kota Semarang,” imbuhnya.

Pemenang Kategori Konvensi (Pameran/Expo)

Selain kategori Apresiasi, panitia juga mengumumkan pemenang Kategori Konvensi (Pameran/Expo) Festival Desa Wisata 2025:

Juara 1 : Desa Wisata Wonolopo. Juara 2 : Desa Wisata Nongkosawit dan Juara 3 : Desa Wisata Kandri

Kepala Dinas Pariwisata Kota Semarang, Indriyasari, menyampaikan bahwa gelaran Festival Desa Wisata menjadi ruang kolaborasi antarpelaku wisata serta media untuk memperkuat daya tarik wisata berbasis budaya, lingkungan, dan ekonomi kreatif.

“Gelar Desa Wisata 2025 bukan hanya ruang kompetisi, tetapi ruang sinergi untuk membangun jaringan promosi dan peningkatan kapasitas pelaku wisata,” ungkap Iin sapaan akrabnya.

Baca juga: 10 Potensi Wisata Daerah Meriahkan Jambore Pokdarwis 2025 di Kota Lama Semarang

Rangkaian kegiatan festival mencakup expo atraksi wisata, pameran UMKM kreatif, pertunjukan seni budaya, workshop pemasaran digital, talkshow pengembangan desa wisata, hingga business matching antara pelaku wisata dan calon mitra industri.

Selain itu, penghargaan diberikan berdasarkan kriteria inovasi, keberlanjutan lingkungan, pelayanan wisata, dan kekuatan narasi budaya.

Iin menekankan bahwa Kota Semarang saat ini memiliki 13 desa wisata, dan melalui festival ini seluruh potensi masing-masing desa diperlihatkan kepada publik agar semakin dikenal.

“Kekuatan desa wisata ada pada ceritanya. Tampilkan keunikan dan potensi masing-masing wilayah. Semoga seluruh desa wisata semakin maju dan terus berkembang. Tahun depan agenda ini akan kembali digelar sebagai program rutin Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kota Semarang,” tegasnya. (01).

Berita Terkait

BERITA TERBARU

- Advertisement -spot_img
- Advertisement -spot_img
- Advertisement -spot_img
- Advertisement -spot_img

BERITA PILIHAN