Kendal, JatengNews.id- Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Reguler UIN Walisongo Semarang Posko 29 melaksanakan kegiatan edukatif Ecoprint Totebag di SDN 2 Pagerwojo, Rabu (19/11/2025).
Program KKN UIN Walisongo ini menghadirkan pembelajaran kreatif yang memadukan seni, lingkungan, dan keterampilan langsung bersama siswa-siswi sekolah tersebut.
Dalam kegiatan ini, siswa diajak membuat motif ramah lingkungan menggunakan dedaunan dan bunga yang ada di sekitar sekolah.
Baca juga: Mahasiswa KKN UIN Walisongo Gelar Pelatihan Sabun Eco-Friendly di Desa Cacaban
Bahan alam tersebut dicetak langsung di atas tas kain menggunakan teknik Ecoprint.
Ketua kegiatan, Herning Tri Hapsari, menjelaskan bahwa program ini bertujuan menanamkan pemahaman dini mengenai pemanfaatan bahan lokal serta mengurangi penggunaan plastik.
“Kami ingin menunjukkan bahwa kreativitas bisa lahir dari alam sekitar. Totebag Ecoprint ini bukan hanya tas, tetapi membawa pesan besar tentang pelestarian alam,” ujarnya.
Herning menambahkan, teknik Ecoprint yang sederhana namun memerlukan ketelitian diharapkan dapat melatih fokus, motorik halus, serta memberi keterampilan baru bagi siswa.
Pihak sekolah menyambut positif kegiatan tersebut. Guru SDN 2 Pagerwojo, Pak Arto, mengapresiasi antusiasme mahasiswa.
“Anak-anak sangat senang dan termotivasi. Ini pembelajaran terintegrasi yang menggabungkan seni, lingkungan, dan kemandirian,” ungkapnya.
Ia berharap nilai kreativitas dan kesadaran lingkungan yang ditanamkan dapat menjadi bekal bagi siswa untuk lebih mencintai dan menjaga lingkungan.
Kegiatan Ecoprint ditutup dengan sesi dokumentasi, di mana setiap siswa memamerkan totebag hasil karya mereka.
Baca juga: Mahasiswa KKN UIN Walisongo Gelar Pelatihan Sabun Eco-Friendly di Desa Cacaban
Program ini menjadi bukti sinergi antara perguruan tinggi dan sekolah dasar dalam membangun karakter generasi muda yang peduli lingkungan.






