26 C
Semarang
, 30 Januari 2026
spot_img

BNPB Sebut 442 Orang Meninggal, 402 Hilang, Penanganan Bencana di Sumatera Dikebut

Update terkini mengenai Korban Bencana Sumatera: 442 jiwa meninggal, 402 hilang, dan 17.000 pengungsi terdaftar.

JAKARTA, Jatengnews.id – Kepala BNPB Letjen TNI Suharyanto memaparkan kondisi terkini penanganan bencana di Sumatera Utara, Aceh, dan Sumatera Barat dalam konferensi pers di Pos Pendukung Nasional, Bandara Silangit, 30 November 2025.

“Jumlah korban meninggal sementara mencapai 442 jiwa, sementara 402 orang masih hilang. Tim gabungan terus mempercepat operasi pencarian, bantuan logistik, dan pembukaan akses,” katanya dikutip, Senin (01/12/2025).

Baca juga : Rektor UNDIP Tegaskan Komitmen Dukung Transformasi ISBI Aceh Menuju BLU

Sumatera Utara: 217 Meninggal, 209 Hilang

Dikutip dari laman resmi BNPB, di Sumut, korban meninggal bertambah menjadi 217 jiwa, tersebar di sejumlah kabupaten/kota termasuk Tapanuli Tengah, Sibolga, Humbang Hasundutan, Mandailing Natal, dan Deli Serdang. Korban hilang meningkat menjadi 209 orang.

Lebih dari 17.000 pengungsi tercatat di berbagai titik. Sejumlah akses darat masih terputus, termasuk jalan Tarutung–Sibolga dan jalur menuju desa-desa terisolasi di Parmonangan dan Adiankoting.

Mandailing Natal, kerusakan pada ruas Singkuang–Tabuyung serta Batang Natal–Muara Batang Gadis membuat beberapa kecamatan tertutup total.
Distribusi logistik ke Sibolga, Tapteng, Tapsel, Taput, dan Humbahas telah 100%, sementara pengiriman ke Madina dan Nias masih mengandalkan helikopter akibat putusnya akses darat.

BNPB dan TNI/Polri mengerahkan ratusan personel, lima helikopter, pesawat Caravan, alat berat, dan perangkat komunikasi darurat untuk percepatan penanganan.

Sementara itu, di Aceh, korban meninggal tercatat 96 jiwa, sementara 75 orang hilang di 11 kabupaten/kota. Pengungsi mencapai 62.000 KK.

Sejumlah infrastruktur vital rusak berat, termasuk jembatan Meureudu dan jalur perbatasan Sumut–Aceh Tamiang. Akses di Gayo Lues, Aceh Tengah, hingga Subulussalam banyak yang terputus tanpa jalur alternatif.

BNPB sudah mengaktifkan jaringan komunikasi darurat di lima kabupaten, sementara bantuan logistik menjangkau 11 wilayah. Operasi udara dari Lanud SIM, Kualanamu, dan jalur laut terus berjalan. Presiden mengirim bantuan berupa Starlink, genset, tenda, perahu karet, hingga paket sembako. Operasi Modifikasi Cuaca juga telah dilakukan untuk mendukung percepatan penanganan.

Sumatera Barat: 129 Meninggal, 118 Hilang

Di Sumbar, jumlah korban meninggal mencapai 129 jiwa dan 118 orang hilang. Pengungsi mencapai 77.918 jiwa, terbesar di Kota Padang dan Pesisir Selatan.
Beberapa ruas jalan provinsi dan nasional masih terputus, seperti Koto Mambang–Balingka dan Padang Panjang–Sicincin.

Meski begitu, sebagian besar jalur darat masih bisa ditembus untuk distribusi bantuan. Bantuan Presiden berupa Starlink, genset, tenda, LCR, dan mie instan telah tiba. BNPB mengoperasikan pesawat Caravan dan helikopter Bell 505 untuk menjangkau wilayah yang belum dapat diakses jalur darat.

Baca juga : Kontingen Jateng PON XXI Aceh Sumut 2024 Resmi Dibubarkan

BNPB menegaskan bahwa operasi pencarian, pembukaan akses, dan distribusi bantuan akan terus ditingkatkan. Pembaruan informasi penanganan bencana akan disampaikan secara berkala. (03)

Berita Terkait

BERITA TERBARU

- Advertisement -spot_img
- Advertisement -spot_img
- Advertisement -spot_img
- Advertisement -spot_img

BERITA PILIHAN