JEPARA, Jatengnews.id — Pemkab Jepara resmi meluncurkan Program Jepara Menanam bertepatan dengan peringatan HCPSN 2025 di Lapangan Oro-oro Bucu, Kecamatan Kembang, Jumat (12/12/2025).
Program ini menjadi langkah strategis memulihkan 8.769 hektare lahan kritis di Jepara.
Baca juga : Bupati Jepara Witiarso Sebut Festival Gunungan Jadi Warisan Budaya
Bupati Jepara Witiarso Utomo menegaskan perlunya kolaborasi semua pihak untuk menanam 800 ribu bibit per tahun, dengan total target 3,2 juta pohon dalam empat tahun. Ia mendorong penanaman pohon produktif agar memberi manfaat ekologis sekaligus ekonomi bagi warga.
Mulai 2027, anggaran penanaman pohon untuk mitigasi bencana akan menjadi prioritas daerah. “Tidak hanya menanam, tapi memastikan pohon tumbuh,” tegasnya.
Kepala DLH Jepara Rini Padmini menyebut program ini menjadi agenda tahunan. Tahun ini, 18.572 bibit berbagai jenis—mulai Sengon, Cemara Laut, Alpukat, Durian hingga Tabebuya—telah disalurkan ke enam kecamatan.
Baca juga : Pastikan Keluhan Masyarakat Ditanggapi Bupati Jepara Sidak Layanan Jepara 112
Program Jepara Menanam diharapkan memperkuat kelestarian lingkungan sekaligus memberi nilai tambah bagi masyarakat. (03)





