28 C
Semarang
, 21 Februari 2026
spot_img

Bajaj RE Jadi Kendaraan Alternatif di Solo, Ramah Lingkungan dan Dukung UMKM

Menggunakan mesin Euro 4, Bajaj RE dinilai lebih halus, minim getaran, tidak bising, hemat bahan bakar, serta ramah lingkungan.

SOLO, Jatengnews.id – Kendaraan roda tiga Bajaj RE menjadi salah satu alternatif moda transportasi bagi masyarakat Kota Solo. Menggunakan mesin Euro 4, Bajaj RE dinilai lebih halus, minim getaran, tidak bising, hemat bahan bakar, serta ramah lingkungan.

Dengan tingkat kebisingan rendah dan emisi lebih bersih, Bajaj RE cocok digunakan di kawasan permukiman, destinasi wisata, hingga area perkotaan Solo yang memiliki ruas jalan sempit dan tingkat kemacetan tinggi.

Baca juga: Dishub Semarang Larang Operasional Bajaj Online

Selain sebagai angkutan penumpang, Bajaj RE juga dimanfaatkan untuk mendukung aktivitas UMKM dan sektor pariwisata. Kendaraan ini mampu mengangkut 1 pengemudi dan hingga 3 penumpang, serta memiliki bagasi belakang yang dapat membawa beban hingga 300 kilogram.

Regional Manager Bajaj Maxride Jawa Tengah, Bayu Subollah, mengatakan Bajaj RE menjadi solusi efisien bagi pelaku usaha kecil di Solo.

“Bajaj sangat relevan bagi UMKM, terutama untuk pengiriman barang secara instan. Dengan kapasitas angkut hingga sekitar 300 kilogram, pelaku usaha bisa mengirim produk dalam jumlah besar dengan biaya yang relatif murah,” ujarnya, Selasa (23/12/2025).

Sementara itu, City Manager Bajaj Maxride Solo, Syarfin, menyebut Bajaj Maxride sebagai alternatif transportasi perkotaan yang mampu menjawab tantangan kemacetan.

Baca juga: Wali Kota Semarang: Perizinan Bajaj Online Masih Dikaji Dishub

“Satu armada Bajaj dapat mengangkut satu pengemudi dan tiga penumpang sekaligus. Selain aman dan nyaman, Bajaj juga ramah lingkungan karena menggunakan mesin tersertifikasi Euro 4,” tuturnya.

Dari sisi ketenagakerjaan, GM Bajaj Maxride Antonio Gratiano menegaskan keberadaan Bajaj Maxride turut membuka lapangan kerja. Hingga kini, Bajaj Maxride telah menyerap lebih dari 3.000 mitra pengemudi di tiga kota besar, termasuk Solo.(02)

Berita Terkait

BERITA TERBARU

- Advertisement -spot_img

BERITA PILIHAN