Beranda Hiburan Antusias Penonton Semarang Pecah, Tiket Nonton Duluan Film Suka Duka Tawa Laris...

Antusias Penonton Semarang Pecah, Tiket Nonton Duluan Film Suka Duka Tawa Laris Manis

Film Suka Duka Tawa sukses menarik perhatian penonton Semarang. Tiket habis terjual dalam satu hari!

Adegan Film Suka Duka Tawa. (Foto : Dokumen)
Film Suka Duka Tawa. (Foto : Dokumen)

SEMARANG, Jatengnews.id – Antusiasme penonton, termasuk dari Kota Semarang, memuncak menyambut film Suka Duka Tawa. Tiket pena yangan nonton duluan film ini sebagai film penutup Jogja-NETPAC Asian Film Festival (JAFF) ke-20 dilaporkan habis terjual hanya dalam satu hari, menandai besarnya minat publik terhadap debut film panjang sutradara Aco Tenriyagelli.

Sejumlah penonton asal Semarang turut memadati pemesanan tiket sejak dibuka. Media sosial diramaikan unggahan warganet Semarang yang rela berburu tiket lebih awal demi bisa menjadi penonton pertama film drama komedi keluarga tersebut di ajang festival film bergengsi Asia itu.

Baca juga : Gandeng SKAK Production, Tobali Film Hadirkan Film Cocote Tonggo

Tingginya animo penonton JAFF, termasuk dari Jawa Tengah, mendorong BION Studios dan Spasi Moving Image merilis official trailer dan poster Suka Duka Tawa pada Senin (25/11/2025). Peluncuran ini sekaligus menjadi respons atas sambutan hangat publik yang membuat film tersebut langsung sold out.

Poster resmi menampilkan jajaran pemain dengan ekspresi tawa lebar, kontras dengan trailer yang justru menyuguhkan sisi rapuh dan emosional karakter utama. Film ini dibintangi Rachel Amanda sebagai Tawa, seorang komika perempuan yang menggunakan humor sebagai cara bertahan hidup dari luka masa lalu.

Trailer memperkenalkan kisah Tawa yang merintis karier stand-up comedy dengan menjadikan pengalaman pribadi, termasuk ditinggal ayahnya sejak kecil, sebagai materi lawakan. Konflik memuncak ketika sang ayah, Keset (Teuku Rifnu Wikana), tiba-tiba kembali setelah menghilang selama 20 tahun, mengguncang hubungan Tawa dengan ibunya (Marissa Anita) sekaligus kestabilan hidup yang selama ini ia bangun.

Dari panggung stand-up hingga ruang keluarga, penonton diajak menyelami pertanyaan emosional tentang memaafkan luka lama yang selama ini ditertawakan. Trailer semakin kuat dengan iringan lagu “Bunga Maaf” dari band The Lantis yang memberi nuansa lembut namun getir tentang rekonsiliasi.

Film ini juga menghadirkan deretan komika dan aktor lintas generasi seperti Pandji Pragiwaksono, Bintang Emon, Gilang Bhaskara, Arif Brata, Enzy Storia, Nazira C. Noer, Abdel Achrian, hingga Mang Saswi, memperkaya dinamika dunia komedi yang menjadi latar cerita.

Produser Tersi Eva Ranti menyebut Suka Duka Tawa menawarkan pengalaman emosional yang segar. “Film ini penuh perbenturan kontras, dari generasi pelawak televisi hingga stand-up comedian, juga dari sisi musik dan teknis. Penonton akan tertawa sekaligus tersentuh,” ujarnya.

Sutradara Aco Tenriyagelli berharap film ini bisa menjadi ruang refleksi bagi penonton. “Film ini berbicara tentang luka dan menertawakan luka. Semoga setelah menonton, penonton bisa menjalani hidup dengan lebih berani dan penuh harapan,” katanya.

Rachel Amanda mengungkapkan kedekatan emosionalnya dengan cerita film ini. Menurutnya, *Suka Duka Tawa* merepresentasikan upaya memperbaiki hubungan yang renggang dengan cara yang sering kali lucu, canggung, dan membingungkan, namun terasa nyata.

Sementara itu, Bintang Emon yang memerankan Iyas, sahabat Tawa, menyebut relasi ayah-anak dalam film ini menjadi bagian yang paling mengena. “Banyak pelajaran yang bikin refleksi, bukan cuma sebagai anak, tapi juga sebagai orang tua,” ujarnya.

Baca juga : Film Gaza Disambut Antusias, Fraksi PKS Kota Tegal Gaungkan Isu Kemanusiaan

Setelah mencuri perhatian dan memicu euforia penonton festival, termasuk dari Semarang, Suka Duka Tawa dijadwalkan tayang serentak di jaringan bioskop seluruh Indonesia mulai 8 Januari 2026. (03)

Exit mobile version