32 C
Semarang
, 1 Januari 2026
spot_img

Libur Sekolah, Program Makan Bergizi Gratis di Demak Tetap Jalan

Program Makan Bergizi Gratis tetap melanjutkan distribusi MBG kepada siswa selama libur sekolah dengan sistem rapel.

DEMAK, Jatengnews.id – Program Makan Bergizi Gratis (MBG) di Kabupaten Demak tetap berlanjut meski siswa tengah menikmati masa libur sekolah. Di SD Negeri Karangmlati, Kecamatan Demak, program ini tetap didistribusikan kepada siswa melalui sistem rapel untuk mencukupi kebutuhan beberapa hari ke depan.

Guru SD Negeri Karangmlati 1, Untung Ali Romdon, menyampaikan bahwa distribusi MBG tetap dilakukan selama liburan, namun mekanismenya berbeda dari hari sekolah biasa.

Baca juga : Pemkab Karanganyar Evaluasi Total MBG

“Selama liburan, cuma hari Senin saja, di-rapel. Minggu pertama langsung 4 paket, minggu ke-2, 3 paket. Paket basah nasi, paket kering snack/jajanan,” jelasnya, Senin (29/12/2025).

Dengan sistem ini, setiap pembagian siswa memperoleh tiga paket makanan yang terdiri dari satu paket nasi dan dua paket snack kering untuk memenuhi konsumsi selama tiga hari.

Salah seorang wali murid, Nungki Sulistyowati, membenarkan bahwa program tersebut masih berjalan selama masa liburan.
“Masih berjalan,” singkatnya.

Namun demikian, ia mengaku anaknya belum mengambil jatah MBG selama liburan lantaran sedang berada di luar kota.

“Tidak pernah ambil, karena anak saya liburan ke rumah neneknya, jadi tidak bisa datang ke sekolah untuk mengambil,” ujarnya.

Sebelumnya, pihak terkait menyampaikan bahwa program MBG tetap diberikan selama libur sekolah dengan ketentuan khusus. Sekolah juga diberi pilihan untuk menerima atau menunda distribusi selama liburan, menyesuaikan kondisi siswa yang harus datang langsung ke sekolah untuk mengambil paket.

Distribusi MBG pada masa liburan dijadwalkan setiap hari Senin dan Kamis, masing-masing dengan komposisi satu paket menu basah dan dua paket menu kering. Informasi mengenai jadwal dan teknis pembagian disampaikan melalui grup komunikasi PIC MBG di tiap sekolah.

Baca juga : Jumlah Pelajar Keracunan MBG Karanganyar Bertambah 66 Orang

Pemerintah berharap, dengan mekanisme program MBG ini–bisa memenuhi kebutuhan gizi siswa meski mereka tidak berada dalam aktivitas belajar tatap muka. (03)

Berita Terkait

BERITA TERBARU

- Advertisement -spot_img
- Advertisement -spot_img

BERITA PILIHAN