SEMARANG, Jatengnews.id — Prestasi membanggakan kembali ditorehkan oleh Tasya Ivanka, mahasiswi Program Studi Ilmu Komunikasi Universitas Semarang (USM). Ia sukses meraih Juara 1 Pekan Kreativitas Pemuda Indonesia (PKPI) kategori Musik serta Juara 2 Bintang Radio RRI 2024.
Capaian tersebut membuktikan bahwa mahasiswa USM tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga mampu bersaing dan berprestasi di bidang seni serta industri kreatif tingkat nasional.
Tasya mengaku pencapaian ini awalnya terasa tidak terduga. Ia harus bersaing dengan peserta berbakat dari berbagai daerah di Indonesia. Meski demikian, rasa syukur dan bahagia menjadi perasaan utama yang ia rasakan karena mampu menampilkan hasil latihan secara maksimal di dua ajang berbeda.
Baca juga: Mahasiswa USM Torehkan Prestasi Futsal 2025, Arya Wisnu Raih 4 Gelar Bergengsi
“Aku sangat bersyukur dan berterima kasih kepada Tuhan, coach, keluarga, serta orang-orang terdekat yang selalu mendukung,” ujar Tasya.
Berawal dari Informasi Lomba di Internet
Perjalanan Tasya hingga meraih dua prestasi nasional tersebut bermula dari informasi lomba yang ia peroleh melalui internet. Setelah melewati tahapan seleksi, ia berhasil lolos hingga babak final tingkat daerah dan melaju ke tingkat nasional.
Tantangan terberat yang ia hadapi adalah membagi waktu antara persiapan lomba dan aktivitas perkuliahan di Universitas Semarang.
Dalam ajang Pekan Kreativitas Pemuda Indonesia (PKPI), dukungan keluarga dan lingkungan sekitar menjadi kekuatan utama yang mengantarkannya meraih juara pertama.
Sementara pada Bintang Radio RRI 2024, Tasya mendapatkan pengalaman berharga melalui masa karantina selama satu minggu yang tidak hanya menambah jam terbang bermusik, tetapi juga memperluas relasi dengan peserta dari berbagai daerah di Indonesia.
Target Rilis Album dan Perluas Karier Musik
Untuk menjaga kepercayaan diri selama kompetisi, Tasya menekankan pentingnya latihan konsisten, mental yang kuat, serta doa. Ia juga mengungkapkan bahwa peran keluarga, teman, dan lingkungan kampus USM sangat besar dalam mendukung perjalanan karier bermusiknya.
Baca juga: Mahasiswa USM Terpilih sebagai Duta Genre Kota Semarang 2025
Setelah meraih dua prestasi tersebut, Tasya merasakan dampak positif berupa meningkatnya pengenalan publik terhadap dirinya serta terbukanya peluang baru di dunia musik, mulai dari tawaran tampil di berbagai event hingga proyek kreatif lainnya.
Ke depan, Tasya menargetkan untuk terus berkarya dan tengah mempersiapkan album lagu sendiri sebagai langkah lanjutan dalam karier bermusiknya.
Menutup pernyataannya, Tasya menyampaikan pesan inspiratif bagi generasi muda agar tidak mudah menyerah dalam mengejar mimpi. Ia memegang motto hidup, “Turn the pain into the power”, yang berarti mengubah rasa sakit menjadi kekuatan untuk terus belajar, berkembang, dan melangkah maju. (01).




