KARANGANYAR, Jatengnews.id – Fraksi Partai Gerindra DPRD Karanganyar setuju dengan wacana pemilihan kepala daerah (Pilkada) mulai dari Gubernur, bupati dan Wali Kota kembali dilakukan melalui DPRD.
Penegasan tersebut disampaikan Ketua Fraksi Partai Gerindra DPRD Karanganyar Tri Nur Nugroho, dalam siaran persnya Rabu (31/12/2025) petang.
Baca juga : Tiga Kader Gerindra Bakal Ramaikan Pilkada Karanganyar
Menurut Tri, pandangan tersebut sesuai dengan sikap Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Partai Gerindra sebagaimana disampaikan Sekretaris Jenderal DPP Gerindra Sugiono.
Tri menjelaskan, Pilkada melalui DPRD perlu dikaji secara mendalam karena dinilai memiliki sejumlah keunggulan, terutama dari sisi efisiensi proses dan pengendalian biaya politik.
“Kami menilai, biaya Pilkada cukup besar jika dilakukan melalui pemilihan langsung, serta tidak menciderai sila ke 4 Pancasila,”ujarnya.
Dikatakannya, yang besar di s usulan ini layak dipertimbangkan. Ada aspek efisiensi, efektivitas, sekaligus peluang untuk meningkatkan kualitas demokrasi di daerah.
Tri menjelaskan, pelaksanaan Pilkada langsung selama ini masih dihadapkan pada persoalan mendasar, khususnya tingginya biaya politik yang harus ditanggung para calon kepala daerah.
“Kami tegaskan, kami dari Fraksi Partai Gerindra setuju jika Pilkada dilakukan melalui DPRD,”tegasnya.
Hal yang sams dikatakan Ketua Partai Golkar Karanganyar, Ilyas Akbar Almadani.Saat dihubungi, Ilyas mengatakan, Pilkada melalui DPRD Dewan sejalan dengan hasil Rapimnas Partai Golkar dan tetap mencerminkan kedaulatan rakyat karena DPRD dipilih langsung melalui pemilu.
Dijelaskannya, Pilkada langsung menyerap biaya fiskal daerah yang sangat besar mencapai puluhan milyar, padahal anggaran tersebut dapat dialihkan ke sektor prioritas yang lebih produktif.
Baca juga : Jelang Pilkada, Gerindra Karanganyar Tunggu Keputusan DPP
“Pemilihan melalui DPRD menekan biaya politik dan konflik, sehingga pemerintahan daerah lebih stabil dan fokus pada pelayanan publik,”pungkasnya. (03)
