
KARANGANYAR, Jatengnews.id – RSUD Karanganyar resmi membuka layanan hemodialisa atau cuci darah yang diresmikan langsung oleh Bupati Karanganyar, Rober Christanto, Senin (5/1/2026).
Bupati Rober menyebut kehadiran layanan hemodialisa di RSUD Karanganyar menjadi momentum penting bagi daerah, karena selama ini pasien gagal ginjal harus menjalani perawatan ke luar daerah.
Baca juga: RSUD Kartini Karanganyar Buka Layanan Hemodialisa
“Hari ini merupakan catatan sejarah. Untuk pertama kalinya layanan hemodialisa atau cuci darah dapat dilakukan di daerah kita sendiri,” ujar Rober.
Ia menegaskan, pengembangan layanan ini merupakan komitmen pemerintah daerah dalam meningkatkan akses dan kualitas pelayanan kesehatan masyarakat, khususnya bagi warga dari desa-desa terpencil.
“Semoga layanan ini benar-benar memberi manfaat dan kemudahan bagi masyarakat,” imbuhnya.
Sementara itu, Direktur Utama RSUD Karanganyar, Arief Setyoko, mengatakan pihaknya telah menyiapkan lima mesin hemodialisa dengan sistem dua shift pelayanan.
“Dari lima mesin hemodialisa, dalam satu hari bisa melayani 10 pasien. Durasi pelayanan sekitar lima jam,” jelasnya.
Baca juga: Komisi D Sidak RSUD Kartini Karanganyar
Untuk biaya, lanjut Arief, pasien umum dikenakan tarif Rp950 ribu, sementara layanan juga tersedia bagi peserta BPJS Kesehatan. “Kami juga melayani pasien BPJS,” katanya.
Selain layanan hemodialisa, RSUD Karanganyar kini juga membuka layanan vaksin internasional yang terintegrasi dengan imigrasi untuk keperluan haji, umrah, pertukaran pelajar, dan warga negara asing.(02)