27 C
Semarang
, 8 Januari 2026
spot_img

11 Kerja Sama Pemprov Jateng–Lampung Disepakati, Transaksi Capai Rp832,3 Miliar

Kerja sama ini diharapkan mampu mendorong pertumbuhan ekonomi baru di kedua provinsi.

BANDAR LAMPUNG, Jatengnews.id – Pemerintah Provinsi Jawa Tengah dan Pemerintah Provinsi Lampung resmi menandatangani 11 kerja sama lintas sektor dengan nilai transaksi mencapai Rp832,3 miliar per tahun. Kerja sama ini diharapkan mampu mendorong pertumbuhan ekonomi baru di kedua provinsi.

Penandatanganan kerja sama tersebut disaksikan langsung oleh Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi dan Gubernur Lampung Rahmat Mirzani Djausal di Mahan Agung, Kota Bandar Lampung, Selasa (6/1/2026) malam.

Baca juga: Gubernur Jateng Tegaskan Penanganan Banjir dan Rob Butuh Kerja Sama Semua Pihak

Sebanyak 11 kerja sama itu mencakup berbagai bidang strategis, mulai dari pendidikan, industri, perdagangan, energi, pertanian, pariwisata, hingga kemitraan dunia usaha. Dua di antaranya, yakni penguatan pendidikan vokasi melalui program SMK Kembar serta fasilitasi pengembangan industri dan perdagangan, disepakati berlaku selama lima tahun.

“Kerja sama ini kami bangun untuk menumbuhkan ekonomi baru di masing-masing provinsi,” kata Ahmad Luthfi.

Menurut Luthfi, kemitraan ini bukan dimaksudkan untuk menunjukkan satu daerah lebih maju dari yang lain, melainkan untuk tumbuh dan berkembang bersama melalui konsep collaborative government.

“Bukan soal siapa lebih maju, tetapi bagaimana Jawa Tengah dan Lampung bisa saling menguatkan. Ini sejalan dengan arahan Presiden dalam rangka pemerataan pembangunan nasional,” tegasnya.

Selain kerja sama antarpemerintah daerah, sejumlah BUMD dan asosiasi pengusaha dari kedua provinsi juga menjalin kemitraan. Di antaranya pemanfaatan gas bumi dan pengembangan energi baru terbarukan, perdagangan multi komoditas, penyediaan bahan pangan hasil pertanian dan perkebunan, hingga penguatan rantai pasok industri.

Kerja sama juga melibatkan Hipmi, Kadin, dan Astindo dari Jawa Tengah dan Lampung, mencakup sektor pertanian, peternakan, kelautan, perikanan, perdagangan, serta pengembangan pariwisata.

Gubernur Lampung Rahmat Mirzani Djausal menyampaikan bahwa kerja sama ini melibatkan banyak pihak, mulai dari organisasi perangkat daerah hingga asosiasi pengusaha.

“Kami berharap terbangun hubungan kolaborasi yang kuat, saling menunjang, dan saling mengangkat antara Lampung dan Jawa Tengah,” ujarnya.

Baca juga: Gubernur Ahmad Luthfi Tingkatkan Kerja Sama dengan Tanoto Foundation

Ia menambahkan, Jawa Tengah selama ini menjadi rujukan nasional dalam pertumbuhan ekonomi dan pengembangan kawasan industri.

“Dalam banyak pertemuan dengan pemerintah pusat, Jawa Tengah sering dijadikan contoh, terutama soal investasi, keamanan, dan dukungan kawasan industri,” kata Mirzani.

Kerja sama ini merupakan tindak lanjut dari kesepakatan antargubernur yang telah dibahas dalam pertemuan di Kepulauan Riau pada Juni 2025. Sebelumnya, pada 2025, Jawa Tengah dan Lampung juga telah menjalin kerja sama di bidang koperasi dan UKM, sosial, serta ketahanan pangan.(02)

Berita Terkait

BERITA TERBARU

- Advertisement -spot_img
- Advertisement -spot_img

BERITA PILIHAN