Beranda Pendidikan Universitas Telogorejo Semarang Perkuat Praktik Kebidanan dengan Mbak Koken

Universitas Telogorejo Semarang Perkuat Praktik Kebidanan dengan Mbak Koken

Kehadiran alat ini menjadi langkah strategis kampus dalam meningkatkan mutu pendidikan kebidanan berbasis praktik dan simulasi klinis.

Mbak Koken Universitas Telogorejo Semarang
Dosen S-1 Kebidanan Universitas Telogorejo Semarang, Mudy Oktiningrum, S.Si.T., M.Keb, memperlihatkan phantom Mbak Koken kepada wartawan, Jumat (9/1/2025). (Foto: JN)

SEMARANG, Jatengnews.id – Universitas Telogorejo Semarang resmi menghadirkan Phantom Koken yang dikenal sebagai “Mbak Koken”, alat peraga kebidanan berteknologi tinggi asal Jepang dengan nilai investasi mencapai Rp500 juta.

Kehadiran alat ini menjadi langkah strategis kampus dalam meningkatkan mutu pendidikan kebidanan berbasis praktik dan simulasi klinis.

Baca juga: Perkuat Praktek Mahasiswa, Universitas Telogorejo Semarang Hadirkan Nursing Anne Simulator Senilai 2 Miliar

“Mbak Koken” merupakan manekin pantom wanita yang dapat disetting menyerupai kondisi ibu hamil. Alat ini memungkinkan mahasiswa mempelajari pemeriksaan kehamilan, mekanisme persalinan normal, perawatan nifas, hingga simulasi pemasangan alat kontrasepsi secara realistis dan aman tanpa risiko terhadap pasien.

Pemanfaatan “Mbak Koken” terpusat di Laboratorium Kebidanan lantai 6 Universitas Telogorejo Semarang. Fasilitas ini digunakan oleh mahasiswa Program Studi D-III dan S-1 Kebidanan untuk mata kuliah asuhan kebidanan kehamilan, persalinan, nifas, serta keluarga berencana (KB).

Dosen S-1 Kebidanan Universitas Telogorejo Semarang, Mudy Oktiningrum, S.Si.T., M.Keb, menyatakan bahwa phantom ini sangat penting dalam pembentukan kompetensi mahasiswa sebelum praktik lapangan.

“Melalui Mbak Koken, mahasiswa dapat mempelajari perkembangan janin dari usia 0 hingga 9 bulan, mekanisme persalinan, keluarnya plasenta, perawatan pasca persalinan, hingga simulasi pemasangan IUD secara nyata,” jelasnya.

Ia menambahkan, mahasiswa juga dilatih teknik mobilisasi dini, penanganan luka perineum, serta edukasi keluarga berencana menggunakan media phantom tersebut.

Keunggulan “Mbak Koken” terletak pada tingkat akurasi dan kemiripannya dengan anatomi tubuh manusia. Teknologi ini mampu meningkatkan keterampilan klinis, kepercayaan diri, serta kesiapan mahasiswa sebelum terjun ke fasilitas pelayanan kesehatan.

Baca juga: STIKES Telogorejo Resmi Menjadi Universitas Telogorejo, Buka Prodi Sosio Humaniora

Selain itu, Universitas Telogorejo Semarang juga mengintegrasikan penggunaan phantom ini dalam pembelajaran persalinan minim nyeri, meliputi teknik relaksasi, posisi persalinan, penggunaan birthing ball, dan teknik pernapasan.

Pengadaan “Mbak Koken” menjadi bukti komitmen Universitas Telogorejo Semarang dalam menyediakan fasilitas pendidikan kebidanan berstandar internasional. Kehadiran alat peraga asal Jepang ini diharapkan mampu meningkatkan kualitas lulusan serta memperkuat pelayanan kesehatan ibu dan anak di Indonesia. (01).

Exit mobile version