28 C
Semarang
, 18 Januari 2026
spot_img

Gus Yasin Apresiasi Dakwah Komunitas Muhammadiyah: Tak Hanya Soal Agama, tapi Kemanusiaan

Gus Yasin menilai dakwah komunitas memiliki peran strategis karena menyentuh langsung persoalan keagamaan sekaligus sosial kemanusiaan.

SEMARANG, Jatengnews.id  – Wakil Gubernur Jawa Tengah Taj Yasin Maimoen (Gus Yasin) mengapresiasi peran dakwah berbasis komunitas yang dijalankan Muhammadiyah dalam menjaga harmoni sosial dan kondusivitas masyarakat di Jawa Tengah.

Apresiasi tersebut disampaikan Gus Yasin saat menerima audiensi Lembaga Dakwah Komunitas (LDK) PW Muhammadiyah Jawa Tengah di ruang kerjanya, Senin (12/1/2026).

Mewakili Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi, Gus Yasin menilai dakwah komunitas memiliki peran strategis karena menyentuh langsung persoalan keagamaan sekaligus sosial kemanusiaan.

Baca juga: Gus Yasin Diusulkan Jadi Sekjen PPP 2025–2030

“Komunitas itu luas. Tidak hanya bicara agama, tapi juga kemanusiaan, bahkan persoalan-persoalan sosial lainnya. Atas nama pemerintah, kami berterima kasih,” ujar Gus Yasin.

Ia menambahkan, kolaborasi antara Pemerintah Provinsi Jawa Tengah dan Muhammadiyah selama ini telah berjalan baik dan perlu terus diperkuat, terutama dalam bidang sosial dan kesehatan.

“Kami punya rumah sakit yang menangani kusta. Pasiennya sudah sembuh, tapi stigma di masyarakat masih ada. Ini perlu jembatan dari organisasi yang punya basis massa kuat,” jelasnya.

Sementara itu, Ketua LDK PW Muhammadiyah Jawa Tengah, Dr. H. AM. Jumai, mengatakan LDK memiliki fokus pendampingan pada komunitas-komunitas tertentu yang membutuhkan perhatian khusus.

“Struktur LDK sama dengan PWM. Bedanya, kami fokus mengurusi komunitas-komunitas khusus,” kata Jumai.

Ia menyebutkan, LDK PW Muhammadiyah Jawa Tengah aktif melakukan pendampingan di berbagai komunitas, mulai dari kawasan Sunan Kuning, komunitas pengemudi ojek online, hingga pembinaan eks narapidana terorisme.

“Kami mendampingi Sunan Kuning, komunitas ojol, pembinaan eks napiter. Itu yang kami geluti,” ungkapnya.

Selain itu, LDK juga mengelola Mualaf Learning Center dengan pendekatan pemberdayaan.

Baca juga: Wagub Taj Yasin Ajak Santri Dukung Swasembada Pangan

“Mualaf tidak hanya kami dampingi soal keimanan, tapi juga kemandirian,” ujarnya.

Dalam audiensi tersebut, LDK PW Muhammadiyah Jateng juga melaporkan rencana pelaksanaan Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas) II LDK serta Penganugerahan Insan Dakwah untuk Negeri yang akan digelar di Jawa Tengah pada 29–31 Januari 2026.

Rakornas tersebut akan diikuti perwakilan LDK dari seluruh Indonesia, dengan estimasi sekitar 500 peserta dan tamu undangan pada acara pembukaan.(02)

Berita Terkait

BERITA TERBARU

- Advertisement -spot_img
- Advertisement -spot_img
- Advertisement -spot_img
- Advertisement -spot_img

BERITA PILIHAN