SEMARANG, Jatengnews.id — Dalam rangka memperingati Bulan Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) Nasional Tahun 2026, PT PLN (Persero) Unit Induk Distribusi (UID) Jateng-DIY bersama PLN UP2D Jateng-DIY, PLN UP3 Semarang, serta PLN UP3 Grobogan menggelar Apel Pembukaan Bulan K3 Nasional 2026, Senin (12/1/2026).
Kegiatan memperingati Bulan K3 ini dipusatkan di PLN UP2D Jateng-DIY. Apel pembukaan diikuti sedikitnya 120 personel yang terdiri dari pegawai PLN, tenaga alih daya, jajaran manajemen, serta perwakilan Serikat Pekerja.
Pada kesempatan tersebut, PLN juga menampilkan kesiapan sarana pendukung operasional berupa dua unit kendaraan Pekerjaan Dalam Keadaan Bertegangan (PDKB), dua unit mobil operasional Yantek, serta dua unit mobil operasional pemeliharaan Key Point sebagai wujud komitmen perusahaan terhadap keselamatan kerja dan keandalan pasokan listrik.
Baca juga: PLN UID Jateng-DIY dan IZI Jateng Salurkan Bantuan Longsor Pandanarum Banjarnegara
Rangkaian kegiatan dilanjutkan dengan pemeriksaan (checkpoint) peralatan K2 dan K3 untuk memastikan seluruh peralatan kerja memenuhi standar keselamatan, berada dalam kondisi laik pakai, serta sesuai dengan tingkat risiko pekerjaan. Pemeriksaan ini menjadi bagian dari upaya penguatan budaya K3 agar setiap aktivitas kerja dilaksanakan secara aman dan terkendali.

Sebagai puncak kegiatan, dilakukan penandatanganan Komitmen Zero Fatality / Zero Accident oleh Manajemen PLN UID Jateng-DIY bersama Serikat Pekerja (DPD SP PLN UID Jateng & DIY). Komitmen ini menegaskan keselarasan antara manajemen dan pekerja dalam menjadikan keselamatan dan kesehatan kerja sebagai prioritas utama perusahaan.
Sejalan dengan pesan Menteri Ketenagakerjaan Republik Indonesia, peringatan Bulan K3 Nasional bukan sekadar agenda seremonial, melainkan momentum refleksi nasional untuk meneguhkan kembali komitmen dalam melindungi tenaga kerja dan membangun dunia kerja yang aman, sehat, produktif, dan bermartabat.
Menteri Ketenagakerjaan menegaskan bahwa kecelakaan kerja bukan hanya merupakan kegagalan teknis, tetapi juga kegagalan sistem, sehingga pengelolaan K3 harus dilakukan secara sistematis, terintegrasi, dan berbasis pencegahan risiko.
Lebih lanjut, Menteri Ketenagakerjaan juga menekankan pentingnya membangun ekosistem pengelolaan K3 nasional yang profesional, andal, dan kolaboratif dengan melibatkan seluruh pemangku kepentingan, mulai dari pemerintah, dunia usaha, pekerja, hingga asosiasi profesi. Pendekatan ini dinilai krusial untuk menjawab tantangan dunia kerja yang semakin kompleks seiring dengan transformasi industri, digitalisasi, dan transisi energi.
Baca juga: Peringati Hari Pahlawan, PLN UP2D Jateng & DIY Sambung Listrik Gratis di Semarang
Mengusung tema Bulan K3 Nasional 2026, “Membangun Ekosistem Pengelolaan K3 Nasional yang Profesional, Andal, dan Kolaboratif”, serta selaras dengan tema PLN “Penguatan Sinergi Lintas Peran yang Inklusif, Kolaboratif, dan Pemanfaatan Teknologi Berkelanjutan untuk Mewujudkan Zero Harm Zero Loss”, PLN menegaskan bahwa penerapan K3 merupakan fondasi utama dalam mendukung kinerja perusahaan yang berkelanjutan.
Melalui peringatan Bulan K3 Nasional 2026 ini, PLN berharap kesadaran seluruh insan perusahaan semakin meningkat bahwa keselamatan kerja bukan sekadar kewajiban regulatif, melainkan budaya kerja yang harus dijalankan secara konsisten demi mewujudkan pelayanan kelistrikan yang andal, aman, dan berorientasi pada perlindungan sumber daya manusia. (01).






