SEMARANG, Jatengnews.id – Update banjir Semarang akibat luapan Sungai Plumbon, kondisi sudah mulai surut, Jumat (16/1/2026) dinihari sekitar pukul 01.00 WIB.
Sebelumnya telah diketahui, bahwa akibat luapan Sungai Plumbon setelah hujan deras lebih dari empat jam wilayah kecamatan Ngaliyan dan Tugu, Kota Semarang terjadi banjir.
Camat Ngaliyan, Kota Semarang, Moeljanto menyampaikan, bahwa puncak arus terjadi sekitar pukul 21.30 WIB dan mengakibatkan beberapa rumah warga aman.
“Ada genangan sekitar 1 meter dan masuk ke rumah warga Rw.02 Kelurahan Wonosari, Kecamatan Ngaliyan,” sebutnya titik terparah pada saat banjir tersebut.
Baca juga: Banjir Semarang Makin Tinggi Puluhan SD Terdampak
Meskipun demikian, saat ini kondisinya telah membaik dan beberapa titik yang sebelumnya banjir sudah mulai surut.
“Saat ini pukul 00.30 WIB air sudah surut dan diperkirakan 30 menit lagi akan benar-benar surut,” jelasnya.
Sehingga terhitung, banjir menggenangi wilayah Wonosari Ngaliyan sekitar 3 jam lamanya.
Selama banjir tersebut, ia juga menyebutkan ada 11 lansia dan 3 balita warga Rw. 02 Ngaliyan yang dievakuasi.
“Mereka sempat diungsikan waktu air lagi tinggi-tingginya, itu kan khawatir kalau hujannya terus tambah-tambah. Sehingga tim SAR itu diminta datang bawa perahu karet diungsikan ke rumah warga yang lebih tinggi,” jelasnya kondisi saat terjadi banjir.
Kabarnya, para warga yang mengungsi saat ini sudah kembali ke rumah mereka masing-masing.
“Warga yang rumahnya sempat tergenang juga sudah mulai membersihkan rumahnya,” ujarnya.
Baca juga: Banjir Semarang, Kos-Kosan Mahasiswa Unissula Teredam Air
Menurutnya, banjir bisa terjadi karena kondisi hujan yang berlangsung selama 4 jam lebih hingga Sungai Plumbon tak mampu menampung airnya dan terjadi limpasan.
Ia menghimbau, selama musim penghujan ini warga bisa mantau kondisi cuaca dan jika hujan terus menerus maka diminta untuk bersiap.
“3 jam sata kira sudah mulai dan pantau pergerakan airnya,” katanya. (01).






