SEMARANG, Jatengnews.id – Gangguan genangan air di jalur kereta api petak jalan Stasiun Pekalongan – Sragi berdampak besar terhadap operasional PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daerah Operasi 4 Semarang.
Dalam kurun Jumat (16/1/2026) hingga Senin (19/1/2026), sebanyak 108 perjalanan kereta api terpaksa dibatalkan.
Selain pembatalan, KAI juga mencatat 31 perjalanan kereta api harus dialihkan rutenya dan mengalami keterlambatan akibat gangguan lintasan tersebut.
Baca juga : Libur Sekolah KAI Daop 4 Operasikan 759 Perjalanan Kereta Api
Manager Humas KAI Daop 4 Semarang, Luqman Arif, mengatakan gangguan tersebut terjadi akibat genangan air yang sempat merendam jalur rel di petak Pekalongan-Sragi. Meski kini genangan telah surut, dampaknya masih terasa terhadap jadwal perjalanan.
“Sejak terjadinya gangguan akibat genangan air pada Jumat hingga Senin, tercatat 108 perjalanan KA dibatalkan dan 31 perjalanan harus memutar serta mengalami kelambatan,” ujar Luqman dalam keterangan resminya, Senin (19/1/2026).
Ia menjelaskan, saat ini ketinggian air di lokasi terdampak sudah berada di bawah kepala rel. Jalur sudah dapat dilalui kereta api secara terbatas dengan pembatasan kecepatan maksimal 30 kilometer per jam disertai pengawasan intensif oleh petugas prasarana.
Meski demikian, KAI masih memfokuskan upaya percepatan normalisasi jalur untuk memastikan kondisi lintasan kembali aman dan andal.
“Pasca surutnya genangan, petugas langsung melakukan perbaikan geometri rel agar posisi rel kembali sesuai standar teknis, baik dari sisi ketinggian, kelurusan, kemiringan, maupun kestabilan,” katanya.
Dalam proses perbaikan, KAI Daop 4 Semarang mengerahkan Kereta Perawatan Jalan Rel (KPJR) untuk mengoreksi penurunan rel dan menyesuaikan elevasi jalur, serta alat berat seperti excavator untuk mendukung pekerjaan teknis di lapangan.
Akibat gangguan tersebut, KAI Daop 4 Semarang mencatat sebanyak 10.985 pelanggan terdampak telah melakukan pembatalan tiket selama periode gangguan berlangsung.
“Kami memohon maaf kepada seluruh pelanggan atas ketidaknyamanan yang terjadi. KAI berkomitmen mempercepat proses normalisasi dengan tetap mengedepankan aspek keselamatan perjalanan kereta api,” ujar Luqman.
Baca juga : Grobogan Banjir Perjalanan Kereta Api Terganggu
KAI mengimbau masyarakat untuk terus memantau informasi resmi melalui media sosial KAI dan Contact Center 121 guna memperoleh perkembangan terkini terkait perjalanan kereta api. (03)
