28 C
Semarang
, 23 Januari 2026
spot_img

Produksi Kue Keranjang Tegal Naik Jelang Imlek

Salah satu rumah produksi mencatat lonjakan produksi sejak sepekan terakhir akibat meningkatnya permintaan pasar.

TEGAL, Jatengnews.id – Produksi kue keranjang di Kota Tegal, Jawa Tengah, mengalami peningkatan signifikan menjelang perayaan Imlek yang jatuh pada pertengahan Februari.

Salah satu rumah produksi mencatat lonjakan produksi sejak sepekan terakhir akibat meningkatnya permintaan pasar.

Baca juga: Perayaan Tahun Baru Imlek Meriah di Solo

Dalam kondisi normal, produksi kue keranjang hanya sekitar dua kwintal per hari. Namun menjelang Imlek, jumlah tersebut meningkat menjadi empat hingga lima kwintal per hari.

Kue keranjang produksi Tegal tidak hanya dipasarkan di dalam daerah, tetapi juga dikirim ke berbagai kota seperti Solo, Bandung, dan wilayah lainnya.

Proses pembuatan kue keranjang memerlukan keahlian khusus. Tahapan produksi dimulai dari pencampuran gula pasir dan tepung ketan, pengolahan adonan di loyang panas, penakaran berat menggunakan mesin, hingga pengemasan manual.

Setelah itu, kue dioven hingga matang dan didinginkan sebelum diberi label serta dikemas dalam boks.

Untuk memenuhi lonjakan pesanan, rumah produksi kue keranjang Sidomakmur merekrut sekitar 20 pekerja tambahan. Usaha ini memproduksi empat varian rasa, yakni original, framboze, pandan, dan kakao, dengan harga jual berkisar Rp26.000 hingga Rp28.000 per kilogram.

Baca juga: Keseruan Imlek Dinner di Aston Inn Pandanaran Semarang

Pemilik usaha, Mindayani, mengatakan peningkatan produksi sudah terasa sejak satu minggu terakhir.

Usaha kue keranjang yang telah dirintis selama sekitar 40 tahun ini terus berkembang dan diharapkan mampu memberikan dampak positif bagi perekonomian serta kesejahteraan para pekerja menjelang perayaan Imlek.(02)

Berita Terkait

BERITA TERBARU

- Advertisement -spot_img
- Advertisement -spot_img
- Advertisement -spot_img
- Advertisement -spot_img

BERITA PILIHAN