Beranda Daerah Sinergi Mahasiswa KKN UIN Walisongo dan Tokoh Pendidikan Desa Limpung Kupas Kisah...

Sinergi Mahasiswa KKN UIN Walisongo dan Tokoh Pendidikan Desa Limpung Kupas Kisah Isra’ Mi’raj

Rangkaian acara diawali dengan pemaparan kisah Isra’ Mi’raj Nabi Muhammad SAW yang disampaikan oleh Rizal, salah satu guru SDN 1 Limpung.

Mahasiswa KKN-MIT 21 UIN Walisongo Posko 7 gelar isra miraj
Mahasiswa KKN-MIT 21 UIN Walisongo Posko 7 mendampingi peringatan Isra’ Mi’raj Nabi Muhammad SAW di SDN 1 Limpung, Desa Limpung, Kecamatan Limpung, Kabupaten Batang, Kamis (23/01/2026).

Batang, JatengNews.id – Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata Mandiri Inisiatif Terprogram (KKN-MIT) ke-21 UIN Walisongo Semarang Posko 7 mendampingi peringatan Isra’ Mi’raj Nabi Muhammad SAW di Desa Limpung, Kecamatan Limpung, Kabupaten Batang, Kamis (23/01/2026).

Kegiatan KKN UIN Walisongo ini sebagai upaya menanamkan nilai-nilai keislaman sejak usia dini melalui pendekatan edukatif dan interaktif.

Kepala SDN 1 Limpung, Nurul Faizah, S.Pd., M.Si., membuka acara dengan menekankan pentingnya kolaborasi antara perguruan tinggi dan sekolah dalam menciptakan suasana pembelajaran yang bermakna.

“Kami sangat mengapresiasi kehadiran mahasiswa KKN yang turut mendampingi anak-anak dalam kegiatan ini. Sinergi ini mampu menghadirkan suasana pembelajaran agama yang lebih segar dan menyenangkan bagi siswa,” ujar Nurul Faizah.

Rangkaian acara diawali dengan pemaparan kisah Isra’ Mi’raj Nabi Muhammad SAW yang disampaikan oleh Rizal, salah satu guru SDN 1 Limpung.

Materi disampaikan menggunakan bahasa sederhana agar mudah dipahami oleh peserta didik.

Selama penyampaian materi, mahasiswa KKN Posko 7 berperan aktif mendampingi siswa dalam mencatat poin-poin penting guna melatih konsentrasi dan pemahaman mereka terhadap materi keagamaan.

Mahasiswa melanjutkan kegiatan dengan sesi interaktif berupa tebak-tebakan seputar kedisiplinan shalat untuk meningkatkan partisipasi siswa.

Aktivitas ini bertujuan menanamkan nilai kejujuran serta membangun semangat beribadah sejak dini.

Selain itu, panitia juga menayangkan video lagu religi anak sebagai media hiburan sekaligus sarana edukasi visual.

Rizal mengungkapkan bahwa pendampingan mahasiswa KKN memberikan dampak positif terhadap keterlibatan siswa.

“Dengan adanya pendampingan dari adik-adik mahasiswa, anak-anak menjadi lebih tertib dan antusias, terutama saat mencatat dan sesi tanya jawab.

Ini menjadi metode yang efektif untuk memperkuat pemahaman mereka tentang sejarah Islam,” jelasnya.

Melalui kegiatan ini, mahasiswa KKN-MIT 21 UIN Walisongo Posko 7 berharap dapat menumbuhkan kecintaan anak-anak terhadap Rasulullah SAW.

Selain itu kegiatan tersebut juga guna meningkatkan pemahaman makna Isra’ Mi’raj sebagai bagian dari upaya pengabdian masyarakat dan penguatan pendidikan karakter di Desa Limpung.

Exit mobile version