SEMARANG, Jatengnews.id – Aruna, atau Farras Nurrana Bakhtiar, menjadi salah satu nama paling diperbincangkan di Indonesian Idol Season XIV.
Usia 16 tahun, siswi kelas XI SMA Negeri 1 Semarang ini tampil bukan sekadar untuk bersaing, tetapi membawa cerita panjang tentang mimpi, disiplin, dan pengalaman panggung yang matang.
Sejak usia tiga tahun, Aruna terinspirasi idol group Jepang, AKB48, hingga memupuk keinginan menjadi idol yang tidak hanya bernyanyi, tetapi juga mampu tampil dan menyampaikan energi ke penonton.
Konsistensinya terlihat dari prestasi vokal solo maupun paduan suara, baik di tingkat nasional maupun internasional, termasuk bersama SMEPSA Choir dan Chorale SMANSA Semarang.
Di panggung Indonesian Idol, Aruna berani mengeksplorasi teknik vokal unik, seperti yodel, yang membuatnya berbeda dari peserta lain.
“Saya ingin tampil dengan identitas yang jelas dan berbeda,” ungkap Aruna.
Ia menegaskan keberaniannya memilih jalur artistik sendiri. Selain musik, Aruna juga aktif dalam akademik, meraih medali emas dan perak dalam kompetisi karya ilmiah internasional 2025.
Langkah awal karier profesionalnya ditandai dengan perilisan dua single, Jatuh Cinta dan Ternyata Salah, yang kini tersedia di platform digital. Dari mimpi masa kecil hingga keberanian tampil di panggung nasional, Aruna menunjukkan bahwa menjadi idol adalah soal proses, konsistensi, dan keberanian menjadi diri sendiri.(02)






