25 C
Semarang
, 28 Januari 2026
spot_img

KKN UPGRIS dan Damkar Bekali Warga Desa Kawengen Simulasi Padamkan Api

para mahasiswa mengajak warga Dusun Selelu untuk berani menghadapi situasi darurat di rumah.

KABUPATEN SEMARANG – Mahasiswa KKN UPGRIS Kelompok 13 memperkuat sistem mitigasi bencana di Desa Kawengen melalui penyuluhan penanganan kebakaran dan kebocoran gas, Minggu (25/1/2026).

Bekerja sama dengan Damkar Kabupaten Semarang, para mahasiswa mengajak warga Dusun Selelu untuk berani menghadapi situasi darurat di rumah.

Mahasiswa prioritaskan edukasi ini karena banyak warga yang masih belum memahami cara menangani kebocoran kompor gas dan korsleting listrik dengan benar.

Tim Damkar Kabupaten Semarang menginstruksikan warga untuk tidak panik saat mencium bau gas. Dalam simulasi tersebut, warga mempraktikkan tiga teknik utama:

Menutup sumber api menggunakan karung goni basah.

Melepas regulator gas dengan tenang saat muncul api di mulut tabung.

Mengoperasikan APAR (Alat Pemadam Api Ringan) sesuai prosedur keselamatan.

Ketua KKN UPGRIS Kelompok 13 Zidane Wahyu Saputra menegaskan bahwa program ini bertujuan memberdayakan masyarakat agar lebih tangguh menghadapi bencana.

Senada dengan itu, Pemerintah Desa Kawengen mengapresiasi langkah nyata mahasiswa yang berhasil meningkatkan keberanian warga dalam menjaga keselamatan lingkungan mereka.

Kegiatan ini berangkat dari pentingnya pemahaman warga dalam menghadapi situasi darurat di rumah, khususnya terkait penggunaan kompor gas dan instalasi listrik. Tim Damkar Kabupaten Semarang memberikan materi teori mengenai “segitiga api” dan tindakan awal saat mencium bau gas di dapur. (01).

Berita Terkait

BERITA TERBARU

- Advertisement -spot_img
- Advertisement -spot_img
- Advertisement -spot_img
- Advertisement -spot_img

BERITA PILIHAN