31 C
Semarang
, 29 Januari 2026
spot_img

Kuatkan Usulan Gelar Pahlawan Nasional, Pemkot Semarang Gelar Seminar Nasional KH Sholeh Darat

Ketahui tentang Pemkot Semarang yang mengusulkan K.H. Sholeh Darat sebagai Pahlawan Nasional melalui seminar nasional yang penting.

SEMARANG, Jatengnews.id – Pemerintah Kota Semarang terus mematangkan proses pengusulan K.H. Sholeh Darat sebagai Pahlawan Nasional.

Salah satu langkah strategis dilakukan melalui penyelenggaraan Seminar Nasional bertajuk “Jejak Perjuangan K.H. Sholeh Darat dalam Rangka Penguatan Pengusulan Gelar Pahlawan Nasional” yang digelar Kamis (29/1/2026). Kegiatan ini berlangsung di The Suri Ballroom, Jalan Pemuda, Semarang.

Seminar nasional yang diinisiasi Dinas Arsip dan Perpustakaan Kota Semarang tersebut menjadi bagian penting dalam pemenuhan persyaratan administrasi dan penguatan kajian akademik sebelum berkas pengusulan diajukan ke pemerintah pusat.

Wali Kota Semarang, Agustina Wilujeng, menegaskan bahwa kiprah K.H. Sholeh Darat memiliki pengaruh besar dalam sejarah perjuangan bangsa. Ia menyebut, ulama asal Semarang itu merupakan guru dari sejumlah tokoh nasional, seperti K.H. Hasyim Asy’ari, K.H. Ahmad Dahlan, hingga R.A. Kartini.

“Beliau bukan hanya tokoh lokal, tetapi figur nasional. Perjuangannya melalui dakwah dan karya tulis merupakan bentuk jihad intelektual yang ikut membangun kesadaran kebangsaan,” ujar Agustina, Rabu (28/1).

Melalui seminar nasional ini, Pemkot Semarang berharap dapat menghasilkan deklarasi dukungan yang kuat sebagai salah satu tahapan akhir pengusulan gelar Pahlawan Nasional sebagaimana diatur dalam Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2009. Agustina menargetkan seluruh proses pengusulan dapat dirampungkan pada 2026.

Seminar nasional ini sekaligus menjadi puncak dari rangkaian panjang upaya Pemkot Semarang sepanjang 2025. Sebelumnya, Pemkot telah sukses menggelar Seminar Internasional pada November 2025 yang melibatkan akademisi dan peneliti dari Belanda, Malaysia, serta Singapura untuk mengkaji pengaruh pemikiran K.H. Sholeh Darat di tingkat global.

Tak hanya itu, Dinas Arsip dan Perpustakaan Kota Semarang juga telah menelusuri manuskrip asli karya K.H. Sholeh Darat untuk diusulkan sebagai Memori Kolektif Bangsa melalui Arsip Nasional Republik Indonesia (ANRI), sebagai bentuk pelestarian warisan intelektualnya.

Komitmen tersebut juga diperkuat melalui Gala Dinner Seminar Internasional K.H. Sholeh Darat yang digelar bertepatan dengan Hari Pahlawan, 10 November 2025. Forum tersebut berhasil menyatukan dukungan dari kementerian terkait, Dewan Gelar, hingga kepala daerah di kawasan pesisir Jawa Tengah seperti Kendal, Demak, Kudus, dan Jepara.

Dari sisi fisik, Pemkot Semarang turut merampungkan renovasi kawasan makam K.H. Sholeh Darat di Bergota agar lebih layak dan representatif sebagai destinasi ziarah sejarah dan religi.

“Upaya ini kami lakukan secara berkelanjutan sebagai bentuk penghormatan atas jasa besar K.H. Sholeh Darat bagi bangsa dan umat,” imbuh Agustina.

Seminar nasional ini menghadirkan Wali Kota Semarang sebagai keynote speaker, serta delapan narasumber nasional, antara lain Wakil Ketua Komisi X DPR RI Mufidayati Kurniasih, Ketua TP2GP RI Prof. K.H. Usep Abdul Matin, Direktur Pemberdayaan Sosial Kemensos RI Tri Wiyanto, Sekjen PBNU Ginanjar Sya’ban, Ketua BAZNAS RI Noor Ahmad, Wakil Gubernur Jawa Tengah Taj Yasin, Sanad K.H. Sholeh Darat, Ahwan Fanani, serta Anasom.

Kegiatan tersebut diikuti sekitar 500 peserta dari berbagai unsur, mulai akademisi dari sejumlah perguruan tinggi, perwakilan ormas keagamaan, hingga tokoh masyarakat.

“Semoga seminar ini berjalan lancar dan seluruh tahapan pengusulan K.H. Sholeh Darat sebagai Pahlawan Nasional dapat segera terwujud,” pungkas Agustina. (03)

Berita Terkait

BERITA TERBARU

- Advertisement -spot_img
- Advertisement -spot_img
- Advertisement -spot_img
- Advertisement -spot_img

BERITA PILIHAN