Beranda Daerah Keracunan MBG di SMAN 2 Kudus, 117 Korban Jalani Perawatan Medis

Keracunan MBG di SMAN 2 Kudus, 117 Korban Jalani Perawatan Medis

Gejala keracunan mulai dirasakan pada malam hari, berupa sakit perut, mual, dan diare.

Ilustrasi soto dalam makan bergizi gratis.
Ilustrasi soto dalam makan bergizi gratis.(Foto: Ai Gemini)

SEMARANG, Jatengnews.id – Kasus keracunan Makan Bergizi Gratis (MBG) di SMA Negeri 2 Kudus terus bertambah. Hingga Kamis (29/1/2026) sore, sebanyak 117 siswa dan guru tercatat menjalani perawatan medis, dengan 46 orang di antaranya harus dirawat inap.

Insiden keracunan terjadi setelah para siswa dan guru mengonsumsi menu MBG dari Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Purwosari Kudus pada Rabu (28/1/2026) siang. Menu yang disajikan berupa soto dengan suwiran ayam, tempe goreng, dan buah kelengkeng.

Gejala keracunan mulai dirasakan pada malam hari, berupa sakit perut, mual, dan diare. Kondisi tersebut berlanjut hingga keesokan harinya, bahkan menyebabkan sejumlah siswa tidak masuk sekolah.

Pelaksana Tugas (Plt.) Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Kudus, Mustiko Wibowo, membenarkan jumlah korban terus bertambah.

“Total ada 117 korban, sebagian besar menjalani rawat jalan dan 46 orang harus rawat inap,” kata Mustiko.

Ia menambahkan, sampel menu MBG dari SPPG Purwosari Kudus telah dikirim ke laboratorium untuk pemeriksaan.

“Sudah dilakukan pemeriksaan laboratorium, namun hasilnya masih menunggu,” ujarnya.

Sementara itu, Wakil Gubernur Jawa Tengah Taj Yasin Maimoen menyatakan akan melakukan pengecekan langsung ke lokasi untuk memastikan penyebab kejadian tersebut.

“Nanti akan kami cek langsung, sehingga bisa ditentukan permasalahannya ada di mana, apakah dari makanan atau dari proses distribusinya,” tegasnya.(02)

Exit mobile version