Batang, JatengNews.id – Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Mandiri Inisiatif Terprogram (MIT) Ke-21 UIN Walisongo Semarang turut berpartisipasi dalam kegiatan Posyandu Desa Rowosari, Kecamatan Limpung, Kabupaten Batang, pada Sabtu, (24/1/2026).
Kegiatan Posyandu merupakan agenda rutin Pemerintah Desa Rowosari yang dilaksanakan secara bergiliran di empat dusun, yakni Dusun Paten, Dusun Pencar, Dusun Rowosari, dan Dusun Adiloko.
Kegiatan ini sebagai upaya meningkatkan layanan kesehatan masyarakat.
Pada pelaksanaan Posyandu di Dusun Paten, tercatat sebanyak 29 anak, 13 warga usia produktif, dan 14 lansia mengikuti pemeriksaan kesehatan.
Enam mahasiswa KKN UIN Walisongo terlibat aktif membantu proses pelayanan kesehatan warga.
Mereka melakukan pengukuran tekanan darah, tinggi dan berat badan, lingkar kepala, lingkar lengan atas, serta mengelola administrasi Posyandu.
Mahasiswa KKN Farah Ghifari menyampaikan, keterlibatan dalam kegiatan Posyandu sangat relevan dengan latar belakang keilmuannya sebagai mahasiswa jurusan Gizi.
“Relevan dengan yang kita pelajari di bangku kuliah, terutama dalam bidang pengukuran antropometri dan plotting KMS,” ujarnya.
Meski kegiatan Posyandu tidak termasuk dalam matriks program kerja Divisi Kesehatan dan Lingkungan (Kesling), Farah bersama rekan-rekan KKN tetap berkomitmen untuk berpartisipasi aktif.
“Kegiatan Posyandu ini banyak memberikan insight baru,” tambahnya.
Sementara itu, Perawat Desa Rowosari, Arik Lathoif, mengaku terbantu dengan kehadiran mahasiswa KKN selama kegiatan berlangsung.
Ia menilai mahasiswa cukup aktif dan sigap membantu jalannya pelayanan kesehatan.
Arik juga menyebutkan bahwa Posyandu merupakan salah satu bentuk perhatian Pemerintah Desa dalam mendekatkan layanan kesehatan kepada masyarakat.
“Mempermudah dan memperdekat layanan kesehatan bagi masyarakat,” ungkapnya.
Pelaksanaan Posyandu di Desa Rowosari dibagi berdasarkan dusun, yakni Dusun Pencar dan Dusun Paten pada hari Rabu, Dusun Adiloko pada hari Jumat, serta Dusun Rowosari pada hari Minggu.






